JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kecamatan Mampang Prapatan menerjunkan 45 petugas gabungan dari Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), sumber daya air, dan bina marga.
Untuk persiapan menjelang datangnya musim penghujan. Petugas gabungan bekerja merapikan trotoar, tali air, serta membersihkan saluran air.
''Kami merapikan trotoar yang kondisinya berantakan, banyak ubin yang pecah. Selain itu, kami juga membersihkan saluran dan tali air dikarenakan masih banyaknya sumbatan akibat kabel utilitas,'' jelas Camat Mampang Prapatan Nasrudin Abu Bakar, Rabu (2/10/2019).
Persiapan mengantisipasi banjir dilakukan 15 titik tali air yang berada di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Pengerjaan mulai dari terusan Rasuna Said sampai Kuningan Barat atau di depan Gedung LIPI.
AYO BACA : 2.258 Jiwa Terdampak Banjir Jakarta
Kegiatan yang sama dilakukan Sudin Lingkungan Hidup Pemkot Jakarta Barat dengan membersihkan sampah di lima titik yakni Jalan Kemanggisan Utama, Jalan KS Tubun, Jalan S. Parman di Bundaran Slipi, Jalan Palmerah Utara, dan Jalan Tomang Raya.
Sudin LH Jakbar juga mengerahkan umpat unit road sweeper atau kendaraan penyapu jalan otomatis, satu unit truk sampah jenis compactor, satu unit truk sampah jenis typer, dan delapan unit mobil pick up pengawas kebersihan kota.
''Penanganan sampah dimulai Selasa (1/10/2019) dini hari sekitar pukul empat,'' kata Kepala Sudin LH Jakbar Edy Mulyanto.
Untuk membersihkan sampah di lima titik, Sudin LH Jakbar menerjunkan sebanyak 115 petugas PPSU.
Hasilnya, volume sampah yang berhasil diangkut mencapai 28 meter kubik atau sekitar 6,2 ton. Jenis sampah yang dikumpulkan terdiri dari bekas tempat atau sisa makanan, minuman, kaca, botol, dan lain-lain.

Share this article
Kecamatan Mampang Prapatan menerjunkan 45 petugas gabungan dari PPSU, sumber daya air, dan bina marga.