AYOJAKARTA.COM - Insiden amblasnya Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta Selatan, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta jajarannya untuk melakukan langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa, terutama pada saluran air yang berada di bawah jalur rel kereta api.
Saat meninjau lokasi perbaikan jalan yang amblas, Selasa (2/6), Rano menjelaskan bahwa kerusakan tersebut diduga dipicu oleh menurunnya kondisi gorong-gorong atau saluran air yang telah berusia tua.
Struktur saluran yang mengalami koropos menyebabkan tanah di sekitarnya menjadi pemicu amblesnya badan jalan.

Rano mengatakan bahwa pihaknya juga telah melakukan inventarisasi untuk mengantisipasi terjadinya amblas di titik wilayah ibu kota.
"Karena kalau terjadi lagi kita tahu segera. Misalnya gini mungkin Anda nggak percaya kalau saya cerita ternyata ini sumbernya adalah air dari mana Bu? Waduk UI," kata Rano.
Rano mengatakan bahwa saluran air itu menyambung dari bawah rel kereta api.
Sehingga, Pemprov DKI harus mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi.

"Pertanyaannya, kalau misal terjadi sesuatu di bawah rel kereta api, gimana caranya? Itu tadi saya tanya. Saya nggak mau nutup-nutupin dan bukan berarti kita harus takut, tapi artinya kita mengantisipasi," ungkapnya.
Ia mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan antisipasi jika hal tersebut terjadi.
"Alhamdulillah dari Dinas Sumber Daya Air sudah me-mapping Jakarta yang menggunakan armco itu di mana saja sih. Mudah-mudahan itu sudah ter-mapping tapi memang kita nggak bisa langsung eksekusi kalau memang tidak belum terjadi apa-apa, itu intinya," jelasnya.***
Share this article
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta jajarannya untuk melakukan langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa.