TEBET, AYOJAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Timur tengah membangun 1.000 sumur resapan atau drainase vertikal dimana targetnya setiap kecamatan sebanyak 100 titik untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Kusmanto, mengatakan tujuan pembuatan sumur resapan adalah untuk konservasi air tanah, dan mengatasi genangan di wilayah Jakarta Timur.
"Adapun sumur resapan dibangun di pinggir jalan yang biasa tergenang, sehingga bisa mengatasi genangan di lokasi tersebut," kata Kusmanto, seperti dilansir republika.co.id -jejaring Ayojakarta, Selasa 14 September 2021.
Kusmanto menambahkan sumur resapan itu dibangun sedalam dua meter. Dia mengatakan bahwa keberadaan sumur resapan terbukti mengurangi titik banjir di Jakarta Timur.
Menurut dia, titik banjir di wilayah Jakarta Timur berkurang menjadi 18 titik pada 2021, sedangkan pada 2020 terdapat 25 titik banjir. "Ini terjadi karena adanya sumur resapan di sepanjang Jalan DI. Panjaitan sebanyak 42 titik," ujar Kusmanto.
Kusmanto mengatakan pembuatan sumur resapan harus tersebar di titik rawan genangan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan mengatasi banjir. Dia juga berharap, sumur resapan lainnya yang dibangun dari Dinas SDA DKI Jakarta sebanyak 2.000 titik bisa selesai pada akhir Desember 2021.
"Saya mengharapkan Camat, Lurah, Satpel Dinas SDA, agar dalam membangun sumur resapan tepat sasaran, jangan sampai di satu titik berkelebihan, titik lain yang malah dibutuhkan tidak ada,” ujar Kusmanto.
Share this article
Titik banjir di wilayah Jakarta Timur berkurang menjadi 18 titik pada 2021, sedangkan pada 2020 terdapat 25 titik banjir.