JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tim Disaster Management Centre Dompet Dhuafa memfasilitasi disinfection chamber atau bilik disinfeksi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur.
AYO BACA : Lagi PSBB, Warga Harus Bisa Jadi Jumantik Mandiri di Rumah Masing-masing
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan guna melindungi para petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19. Pasalnya, TPU Pondok Rangon menjadi lokasi pemakaman dengan protap penanganan jenazah Covid-19.
AYO BACA : Sampai Kemarin 45.227 Orang Jalani Rapid Test di Jakarta, 1.603 Orang Positif COVID-19
"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi donatur Dompet Dhuafa menghadirkan pemeriksaan kesehatan dan memasang disinfection chamber. Semua program tersebut, pertama kali ada di sini. Baik pemeriksaan dan pemasangan alat tersebut. Kebetulan Gubernur, Anies Baswedan juga sudah mencobanya. Adanya bantuan tersebut membantu sekali bagi para petugas garda terakhir yang juga bersinggungan dengan wabah tersebut," jelas Marton, Kepala Satuan Pelaksana TPU Pondok Rangon, Kamis (16/4/2020).
Peran sebagai garda terakhir dalam penanganan kasus corona yang diemban para penggali makam sangatlah tidak mudah serta kebersihan diri juga menjadi keutamaan saat dan seusai kerja. Rasa waswas akan kesehatan, juga menjadi teka-teki di benak masing-masing petugas penggali makam.
Bilik sterilisasi yang ditempatkan oleh Dompet Dhuafa berada di gerbang makam para jenazah corona disediakan untuk para penggali makam dan tenaga medis yang telah menguburkan jenazah untuk pencegahan virus dari luar tubuh.
Para penggali makam harus selalu siap menangani jenazah Corona yang akan dimakamkan. Dalam satu hari saja, mereka melakukan panggilan sebanyak 20 lubang. Namun hal tersebut tak jarang membuat mereka khawatir. Meskipun pemakaman dilaksanakan sesuai dengan standar penanganan.
Ada 160 petugas penggali makam di bawah kendali satuan pelaksana TPU Pondok Rangon dikerahkan. Selain penempatan bilik Sterilisasi Dompet Dhuafa Juga melakukan tes kesehatan seperti cek suhu tubuh, tekanan darah dan juga edukasi mengenai cuci tangan, serta kebersihan diri dalam bekerja. Selain itu paket alat pelindung diri dan higyene kit dibekalkan kepada 160 penjaga makam, sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan saat menjalankan tugas.
"Ini sebagai salah satu upaya Dompet Dhuafa dalam mencegah dan menangkal (Cekal) corona. Penempatan Bilik Sterilisasi dengan menggunakan cairan yang aman untuk manusia,” ucap Ahmad Shonhaji selaku Direktur Budaya, Dakwah dan Layanan Masyarakat (BDLM).
“Selain itu pengecekan kesehatan bagi petugas penggali makam juga kami lakukan. Sebulan sudah mereka bekerja untuk penanganan corona sebagai garda terakhir. Kini sudah saatnya kami lakukan pengecekan kesehatan kepada mereka. Kemudian masing-masing petugas juga kami bekali paket APD dan hygiene kit. Sehingga tetap aman dan nyaman saat bertugas," sambungya.
Penanganan Virus Corona oleh Dompet Dhuafa membuka Crisis Center Cegah dan Tangkal (Cekal) Corona. Masyarakat dapat menghubungi Hotline Covid-19 Dompet Dhuafa di 0811-1617-101 atau Hotline Covid-19 DMC di 0811-6116-916 (whatsapp only), untuk mendapat pelayanan konsultasi psikologis, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta layanan lainnya.
Selain itu tim Dompet Dhuafa juga menyediakan medis umum maupun spesialis, ambulans untuk orang sakit, ambulans jenazah plus tenaga spesialis pemulasaran jenazah yang sudah tersertifikasi, layanan konsultasi psikososial, dan pendampingan ekonomi untuk membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan.
AYO BACA : Patut Ditiru, Lumbung Pangan Dibentuk RW se-Pasar Baru untuk Bantu Sesama

Share this article
Tim Disaster Management Centre Dompet Dhuafa memfasilitasi disinfection chamber atau bilik disinfeksi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur.