JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemkot Jakarta Timur menyiapkan fasilitas isolasi bagi warga yang terdampak Coronavirus Disease (COVID-19).
Lokasinya di Asrama Haji, RS. Haji di Pinang Ranti; Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Balai Latihan Kerja di Jalan H Naman Pondok Kelapa; dan kantor Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur.
“Hal ini agar kebutuhan warga terpenuhi dengan baik,” ujar Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, usai Rapat Percepatan Penanganan COVID-19 di Ruang Pola, Lantai II Blok A, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (7/4/2020).
Anwar mengatakan, rapat tersebut menindaklanjuti Surat Keterangan Gubernur DKI Jakarta Nomor 360/2020 yang mendelegasikan kewenangan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di wilayah untuk memutus rantai penyebaran virus.
Selain fasilitas tempat isolasi, disediakan pula bantuan tenaga medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
“Tadi dikatakan ada 4.000 tim tenaga medis yang siap dikerahkan untuk wilayah Jakarta Timur, dengan syarat ketentuan untuk menangani pasien COVID-19,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Satgas COVID-19 IDI Jakarta Timur, dr. Tedy Harto, menambahakan, pihaknya akan mengerahkan tim medis secara bergelombang. Awalnya dikerahkan 2.000-2.500 tim medis yang dibekali pengetahuan cara mengatasi COVID-19. Yang diutamakan adalah tim medis yang masih muda.
“Tim medis yang akan dikerahkan kami berikan pembekalan dengan matang, dan yang muda, karena yang muda memilki imun tubuh yang baik,” tutur Tedy.

Share this article
Selain fasilitas tempat isolasi, disediakan pula bantuan tenaga medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).