JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, mengimbau masyarakat untuk tidak membeli bahan-bahan makanan atau rempah secara berlebihan.
Itu dikatakannya untuk menanggapi fenomena warga Jakut yang memborong bahan makanan, khususnya rempah-rempah seperti jahe, akibat penyebaran virus corona di Depok.
Rempah seperti jahe, sirih, temulawak dan kunyit yang mengandung curcuma dipercaya membuat daya tahan tubuh meningkat terhadap virus corona. Akibatnya, rempah jenis itu langka di pasar akibat diborong publik.
"Jangan berlebihan juga, kita cukup jalani hidup sehat. Bagi yang memborong, jangan berlebihan. Sebaiknya secukupnya," terang Anwar.
Anwar juga memastikan beberapa stok makanan aman di seluruh pasar yang ada di Jakarta Timur.
"Kami akan terus cek ke pasar-pasar untuk pastikan stok bahan makanan aman," tuturnya.
Sementara itu, terjadi kelangkaaan rempah-rempah, khususnya jahe, di Pasar Enjo, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Hal itu dikatakan Kepala Pasar Enjo, Diaptra Gaja Mada.
Namun ia menyampaikan tidak ada kenaikan harga. Jahe merah di kisaran Rp120.000 per kilogram dan jahe putih Rp40.000 per kilogram.
"Harga tidak ada kenaikan. Cuma kelangkaan terus terang, barang agak sedikit berkurang, mungkin ada yang borong," ujar Diaptra.

Share this article
Anwar juga memastikan beberapa stok makanan aman di seluruh pasar yang ada di Jakarta Timur.