JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) wilayah Jakarta Timur dilatih sebagai relawan Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) oleh Sudin Sosial Jakarta Timur. Para calon pawang kebencanaan ini menjalani diklat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 02 Cipayung Jaktim.
"Hari ini saya resmikan ya, Bang Japar menjadi Sahabat Tagana, jadi sudah bisa tambahkan logo Rescue, logo Tagana, logo kemanusiaan di pakaian Bang Japar bagi yang senang dengan dunia kemanusiaan," ujar Johnny M. Siahaan selaku pemateri Diklat Sahabat Tagana dari Bang Japar disambut tepuk tangan para anggota.
Pada prinsipnya, lanjut Johnny, ada tiga yang harus diikuti Bang Japar. ""Pada saat ada musibah kita harus satu komando, satu aturan dan satu korsa. Ingat kita sudah menjadi bagian dari kemanusiaan, jadi harus punya azasnya Waras, Kenyang dan Ikhlas," urainya.
"Waras yg dimaksudkan adalah Pikiran, Hati, Jiwa, Rohani, dan Jasmani harus seimbang. Kenyang dimaksudkan kesehatan, pemahaman dan hati harus terbuka, belajar terus agar semakin baik. Terakhir adalah Ikhlas, ini kunci dari Kemanusiaan," jelas Johnny yang juga ketua Tagana Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Kasie Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam bersyukur kegiatan diklat relawan Sahabat Tagana dari Bang Japar tersebut berjalan lancar.
"Saat saya menerima surat dari Bang Japar Jakarta Timur langsung saya hubungi Bang Japar Danwilnya, Bang Musa. Ini kita akan coba lapor ke pimpinan agar bisa direalisasikan sebelum tutup tahun, dan Alhamdulillah hari ini berjalan kegiatannya dilatih bersama Tagana Jakarta Timur," ujar Abdul Salam dalam sambutannya.
Abdul Salam menjelaskan, khusus hari ini pelatihan fokus mendirikan tenda pengungsi, dapur umum dan materi pemahaman dasar tentang kemanusiaan dan kebencanaan.
"Saya berharap ke depan, Bang Japar akan terus menjadi mitra kita di pemerintah dari setiap ada musibah sosial maka Bang Japar Jakarta Timur sudah bisa minimal mengkomunikasi, melakukan tindakan-tindakan Dasar Penanganan Kebencanaan," demikian arahan Abdul.
Ketua Tagana Jakarta Timur Kuswanto yang hadir sebagai narasumber pun memperkenalkan cara mendirikan tenda pada posko dinas sosial di setiap wilayah DKI yang tertimpa musibah.
"Nantinya setelah ini langsung kita dirikan dan tutup kembali. Kemudian saya perkenalkan juga dapur umum dan perlengkapannya, nanti sekalian kita coba memasak bersama sebagai contoh untuk para pengungsi," tutur Kuswanto memberi arahkan kepada Sahabat Tagana dari Bang Japar.
Sementara itu, Danwil Bang Japar Jakarta Timur, Musa Marasabessy menyampaikan salam dari Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris yang berhalangan hadi karena ada tugas mendadak. Namun ia bersyukur anggota Bang Japar se-Jaktim yang hadir lengkap dan antusiasi.
"Kami ke depan kembali terus menjaga kota Jakarta Timur agar aman, nyaman sesuai moto Maju Kotanya, Bahagia Warganya, Jaga Ulama di Jaktim, Jaga Budaya di Jaktim dan sekarang bertambah Jaga Manusia di Jakarta Timur," ucap Musa.
Fahira juga menitipkan piagam penghargaan DPD RI kepada Sudin Sosial Jaktim yang diserahkan Musa Marasabessy.

Share this article
Kasie Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam bersyukur kegiatan diklat relawan Sahabat Tagana dari Bang Japar tersebut berjalan lancar.