KRAMAT JATI, AYOJAKARTA.COM -- Direktorat Reserse Polda Metro Jaya menyita 3,2 kilogram lebih barang bukti narkoba jenis sabu dari pengedar sekaligus kurir yang ditembak mati di Kebon Nanas, Jakarta Timur.
''Peristiwa berlangsung pada Minggu (1/12/2019) pukul 17.00 WIB,'' kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam gelar perkara di RS Polri Kramat Jati, Rabu (4/12/2019).
Polisi awalnya menerima laporan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba di depan Gedung Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan yang mengarah pada seorang laki-laki berinisial M. Usai dilakukan penangkapan terhadap M, polisi menemukan sabu seberat 990 gram.
Polisi mengembangkan kasus tersebut menuju persembunyian M di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kebon Nanas Selatan I RT 016 RW 008, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara.
Polisi kembali menyita 2,2 kilogram sabu yang dikamuflase dalam kemasan teh masing-masing seberat 100 gram.
Pelaku M mengaku memperoleh pasokan sabu dari inisial A yang saat ini berstatus sebagai buronan.
Namun saat polisi meminta petunjuk dari M terkait keberadaan A, pelaku berbohong sebab dari tiga lokasi yang ditunjukkan, A sama sekali tidak berada di tempat.
Selama proses interogasi, M sempat merebut senjata petugas dan terjadi perkelahian.
''Dengan prosedur, pelaku M kita lumpuhkan dan tertembak sehingga meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Polri,'' demikian Yusri.

Share this article
Direktorat Reserse Polda Metro Jaya menyita 3,2 kilogram lebih barang bukti narkoba jenis sabu dari pengedar sekaligus kurir yang ditembak mati di Kebon Nanas, Jakarta Timur.