JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Populasi anjing liar di RW011, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mulai berkurang sejak ada warga yang mengadopsi mereka.
"Awalnya enam ekor anjing liar, terus ada warga yang mau pelihara. Diambil tiga," kata Ketua RW011 Klender, Eddy Muchlis, Jumat (8/11/2019).
Alasan warga mengadopsi anjing-anjing itu karena merasa tidak tega melihat mereka terlantar.
Sementara ini, dua dari empat ekor anjing yang tersisa telah dievakuasi petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian ( KPKP) Jakarta Timur.
"Nah, sekarang sisa dua lagi masih berkeliaran," kata dia.
AYO BACA : Warga Mengadu, Anjing Liar yang Bikin Resah di Klender Ditangkap
Anjing-anjing liar tersebut sebelumnya dilaporkan Eddy ke Sudin KPKP Jaktim, Senin (3/11/2019), sebab meresahkan warga selama sebulan terakhir.
"Kalau ada yang olah raga, beli sayur, anak-anak main, pasti dikejar. Warga khawatir digigit kalau tidak ada penanganan yang serius," ujarnya.
Anjing-anjing itu sulit ditangkap karena lincah dan suka bersembunyi di saluran air yang kering.
"Mengeluarkannya harus pakai petasan. Setelah anjing itu keluar dari saluran got, kita tangkap dengan jaring," ucap Eddy.

Share this article
Alasan warga mengadopsi anjing-anjing itu karena merasa tidak tega melihat mereka terlantar.