AYOJAKARTA.COM - Salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi keterbatasan lahan makam di ibu kota yakni dengan membangun rusun sebagai lahan tempat tinggal baru.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diketahu merelokasi warga dari lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur.
Setelah relokasi ini, 1.000 lahan makam baru bisa digunakan di TPU Kebon Nanas.
Baca Juga: Catat! 5 Cara dan Situs Ketahui Kondisi Banjir dan Lalu Lintas DKI Jakarta di Musim Hujan
Sebagai informasi, persoalan habisnya lahan pemakaman di DKI Jakarta ramai pada akhir tahun 2025 lalu.
Bahkan dari totap 90 TPU yang ada, 69 TPU di antaranya sudah penuh dan tidak bisa menampung lagi.
Pramono menyebutkan bahwa TPU Kebon Nanas sebelumua ditempati sekitar 103 kepala keluarga (KK) di lawah kurnag lebih 3.750 meter persegi.
Dari 103 KK, 73 KK bersedia untuk pindah ke rumah susun dan 30 kk di antaranya memilih mencari tempat tinggal lain.
Relokasi warga sendiri diketahui dilakukan secara bertahap sejak 6 Januari 2026.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: Peluncuran Maret 2026, Harga yang Masih Teka-Teki
Warga yang direlokasi akan berpindah ke 6 rumah susun yang berada di Rusun Pulo Gebang, Cipinang Besar Selatan, Pondok Bambu, Jatinegara Kamun, Jatinegara Barat dan Cipinang Muara.
"Relokasi ini tidak gampang karena banyak warga sudah puluhan tahun tinggal di sana. Tapi kami lakukan secara humanis," ujar Pramono dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Senin, 12 Januari 2026.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung diketahu merelokasi warga dari lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur.