AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 67 warga eks Kampung Bayam telah resmi menandatangani kontrak hunian di kawasan Jakarta International Stadium (JIS).
Kabar ini membawa angin segar bagi warga yang selama ini menanti kepastian tempat tinggal setelah tergusur dari wilayah lama mereka.
Salah satu hal paling meringankan dari kontrak ini adalah pembebasan biaya sewa sebesar Rp1,7 juta per bulan selama enam bulan pertama.
Baca Juga: Fakta Baru Terungkap! DJ Koo Tinggal Dekat Makam Barbie Hsu, Tanda Cinta yang Tak Pernah Padam
Masa bebas sewa ini tidak akan ditagihkan kembali atau dihitung sebagai utang. Fasilitas di hunian JIS juga didesain untuk mendukung kemandirian warga.
Disediakan lahan seluas 4.000 meter persegi untuk urban farming dan kolam budidaya ikan. Langkah ini diharapkan bisa membuka peluang ekonomi baru bagi warga serta menciptakan ekosistem hidup yang berkelanjutan di kawasan hunian baru tersebut.
Tak hanya itu, warga juga berkesempatan bekerja sebagai bagian dari operasional JIS, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Seluruh proses kontrak telah dikonsultasikan dengan aparat penegak hukum (APH), termasuk kepolisian dan kejaksaan, demi memastikan dasar hukum yang kuat dan transparan.
Baca Juga: Cara ke Taman Ismail Marzuki Jakarta Naik Transportasi Umum, Gampang Banget!
Gubernur DKI Jakarta, melalui jajaran Pemprov, juga menekankan agar tidak ada satu pun warga eks Kampung Bayam yang tertinggal dalam proses penataan hunian ini.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menambahkan bahwa pihaknya siap membantu proses perpindahan sekolah anak-anak ke sekolah baru yang dekat dengan tempat tinggal mereka.
Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan hunian warga eks Kampung Bayam secara berkeadilan, sambil tetap memperhatikan aspek sosial, pendidikan, dan ekonomi bagi para warga.***

Share this article
67 warga eks Kampung Bayam teken kontrak hunian JIS, bebas sewa 6 bulan, tersedia lahan urban farming & peluang kerja di JIS.