TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA - Penambahan kapasitas tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 tanpa gejala juga dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya bakal menyulap Balai Yos Sudarso yang ada di kantornya untuk menjadi tempat isolasi terkendali. Balai ini, kata dia, akan digunakan ketika kondisi sudah sangat darurat.
"Kita akan berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarananya," kata Ali di Balai Yos Sudarso, Minggu 4 Juli 2021.
Ali menjelaskan, lantai dua dan tiga balai ini diperkirakan bisa menampung 60 orang pasien Covid-19. Sementara tenda darurat di area Plaza Kantor Wali Kota bakal digunakan untuk kebutuhan umum yaitu penampungan logistik para petugas.
Selain itu, gedung parkir di lantai 5, 6, 7, dan 8, kata Ali, juga bisa digunakan jika memang sangat diperlukan.
Menipisnya ketersediaan tempat tidur isolasi di RSDC Wisma Atlet membuat pemerintah mengalihfungsikan sejumlah bangunan untuk menjadi tempat isolasi terkendali.
Sejauh ini, pemerintah telah mengoperasikan Rusun Nagrak Cilincing, membuka Tower 8 Pademangan, dan dalam waktu dekat Rusun Pasar Rumput Jakarta Selatan juga akan mulai dioperasikan.
Share this article
Balai Yos Sudarso Jakarta Utara Disulap Jadi Tempat Isolasi Covid-19