KOJA, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara, melibatkan sejumlah kader dasawisma untuk menjadi agen perubahan sosialisasi penggunaan masker di lingkungan masing-masing.
Upaya ini guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker yang benar sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.
AYO BACA : Antisipasi Kemacetan Jalan Raya, KAI Atur Operasional Kereta dari Gambir
“Getol tularkan informasi tentang penggunaan masker yang benar kepada masyarakat. Saya harap kader dasawisma Jakarta Utara dapat menjadi agen perubahan dalam hal menggunakan masker,” ujar Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, dilansir utara.jakarta.go.id, Senin (12/10/2020).
Dalam forum acara sosialisasi perilaku penggunaan masker secara virtual tersebut, Ali mengarahkan agar penggunaan masker jangan sekadar formalitas atau taut dikenakan sanksi. Namun, penggunaan masker harus dipahami sebagai salah satu alat pelindung diri yang penting digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
AYO BACA : Antisipasi Demo, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Sejumlah Ruas Jalan. Cek Rutenya!
Di kesempatanyang sama, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati, menyebutkan pemakaian masker harus menjadi adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19.
“WHO menyebutkan bahwa penggunaan masker dan jaga jarak dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 hingga 85%. Sedangkan, penggunaan masker yang tidak benar tetap bisa menularkan virus,” kata Yudi.
Ia pun menjabarkan cara menggunakan masker non medis yang benar dan aman diantaranya cuci tangan sebelum menyentuh masker, periksa permukaan masker pastikan tidak rusak atau kotor, sesuaikan posisi masker pada wajah sehingga tidak ada celah dibagian samping. Kemudian masker harus menutup mulut, hidung dan dagu, hindari menyentuh masker saat dipakai, bersihkan tangan sebelum melepas masker, cuci masker dengan sabun atau detergen dan sebagainya.
Selain itu, ia menambahkan ada 5 cara pencegahan penularan COVID-19 yaitu pakai masker, cuci tangan, tutup mulut saat bersin dan batuk, social distancing, istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi.
“Pandemi Covid-19 belum berakhir oleh karena itu terapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas,” ucapnya.
AYO BACA : Penerima Kartu Prakerja Gelombang 8: Waktu Tinggal 2 Hari Lagi Beli Pelatihan Pertama!
Share this article
Di kesempatanyang sama, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati, menyebutkan pemakaian masker harus menjadi adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19.