AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim, melalui program Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kelompok tersebut menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran bantuan pendidikan agar dapat terus melanjutkan sekolah tanpa terkendala biaya.
Bantuan KJP Plus diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bekal bagi para penerima untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari.
Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri Santunan Muharam Belanja Bersama Anak Yatim yang digelar Baznas Bazis DKI Jakarta di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7).

Dalam momen itu, Pram sempat berbincang dengan dua anak penerima manfaat.
Keduanya diketahui telah menerima KJP dan diharapkan bisa menjadi modal untuk sekolah.
Pram lantas meminta kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial DKI Jakarta agar memprioritaskan anak yatim yang belum menerima KJP.
"Termasuk di ruangan ini yang 150 saya harapkan mereka sudah menerima KJP. Kalau belum, nanti saya harapkan kepada Dinas Pendidikan dan juga Dinas Sosial untuk mereka diprioritaskan menerima KJP Provinsi DKI Jakarta," ujar Pramono.

Ia juga mengatakan, dengan menerima KJP maka ini akan menjadi langkah awal anak-anak untuk bisa berkesempatan mendapat pendidikan tinggi.
Penerima KJP, harap Pramono, nantinya bisa melanjutkan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), bahkan memperoleh beasiswa LPDP Jakarta yang saat ini tengah disiapkan oleh Pemprov DKI.
"Sehingga masa depannya akan menjadi lebih baik," ucapnya.***
Share this article
Bantuan KJP Plus diharapkan bisa jadi bekal para penerima untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari.