TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM -- Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas memimpin evakuasi 241 anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) dari kapal pesiar MV. Island Princess menuju dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara pada Rabu (10/6/2020)
Kadispen Lantamal III Mayor Laut (T) Jusuf Ali mengatakan, kapal pesiar MV. Island Princess pangkalan di Inggris dan Amerika berbendera Bermuda, sebelumnya dari Cape Town Afrika Selatan tujuan Filipina/Manila. Kapal itu kemudian bertolak menuju Jakarta dengan menggunakan dua unit tunderboat dan pengawasan pengamanan langsung tim Raider Kopaska Koarmada I dan Satuan Patroli Lantamal III.
Setiba di dermaga, tim satgas langsung melakukan penyemprotan disinfektan baik terhadap tubuh maupun barang bawaan para ABK tersebut.
Khusus untuk barang bawaan diwajibkan melewati X-Ray dari tim Bea Cukai dan pemeriksaan oleh K9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III Jakarta.
Selanjutnya, para ABK yang terdiri dari 229 laki-laki dan 12 perempuan itu diantar ke hotel untuk menjalani tes swab (PCR) dari tim KKP Klas I Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin dr. Jefri Hasibuan Simbolon.
“Mereka akan melaksanakan swab test dan isolasi selama 14 hari, bila ada yang hasilnya positif tentunya akan dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit Kemayoran dan bila negatif tentunya akan dibekali dengan surat keterangan oleh tim kesehatan agar mereka kembali ke kampung halamannya dengan aman," ujar Brigjen Hermanto.
Turut hadir saat proses evakuasi ABK kapal pesiar MV. Island Princess di antaranya Wakil Dansatgas Kolonel Marinir A. Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai dan pihak agen kapal/principal.

Share this article
Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas memimpin evakuasi 241 anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) dievakuasi dari kapal pesiar MV. Island Princess