TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Jakarta Utara menerapkan konsep kolaborasi bersama warga dan pemilik usaha dalam menata Danau Sunter.
Wali Kota Jakut Sigit Wijatmoko mengatakan, kolaborasi diterapkan guna terwujudnya destinasi eko wisata di Danau Sunter.
Menurutnya, penataan yang dilakukan bertujuan agar kawasan Danau Sunter nampak lebih baik. Apalagi penerapan konsep kolaborasi dinilai akan semakin mempermudah dalam mewujudkan keinginan bersama.
''Kami mengapresiasi masyarakat di wilayah Kelurahan Sunter Jaya termasuk juga para pedagang dan pengusaha pemancingan yang memahami, mengerti dan mendukung program penataan kawasan Danau Sunter,'' jelasnya, Jumat (6/12/2019).
Wali Kota Sigit mengatakan, keinginan warga dan pemilik usaha yang tidak mau kehilangan sumber pendapatan pasca penataan dipastikan akan diakomodir. Peran warga dan pemilik usaha akan memperkuat Kawasan Danau Sunter sebagai destinasi eko wisata yang menarik pengunjung.
''Kami pastikan bahwa pasca penataan mereka tetap mendapatkan tempat untuk berusaha di Kawasan Danau Sunter,'' ujarnya.
Dengan keterlibatan warga dan pemilik usaha, Danau Sunter tidak sekadar menjadi water reservoir atau penampungan air alami, namun juga sebagai sarana edukasi, wisata hingga ruang interaksi masyarakat.
''Kita harapkan ini bisa menjadi ruang publik yang bisa menjembatani interaksi antar seluruh komponen masyarakat yang ada,'' demikian Wali Kota Sigit.

Share this article
Pemerintah Kota Jakarta Utara menerapkan konsep kolaborasi bersama warga dan pemilik usaha dalam menata Danau Sunter.