BALAI KOTA, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah perwakilan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) Jakarta Utara menemui Gubernur Anies Baswedan.
Mereka menginginkan adanya penambahan trayek angkutan umum dengan sistem Jaklingko di Jakut.
Ketua KWK Ramli Haji Muhammad mengatakan, hal tersebut ditekankan lantaran para pengemudi sudah meremajakan 470 unit armada namun baru enam trayek yang beroperasi di Jakut. Dengan begitu KWK meminta Dishub DKI agar ada 10 trayek baru yang beroperasi.
''Masyarakat Jakut sangat membutuhkan angkutan gratis tapi baru terbatas. Kita minta kepada dishub tentang trayek dishub waktu kemarin mengeluarkan 10 rute. Tetapi itu belum bisa diisi sementara yang sudah kita remajakan armada ini sudah delapan sembilan bulan, ada yang sudah 11 bulan. Itu tidak bisa jalan,'' jelasnya di Balai Kota, Rabu (27/11/2019).
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anies akan mengupayakan program Jaklingko untuk bisa diterapkan dalam 10 trayek yang ditargetkan beroperasi pada 2020.
''Kita senang bahwa program yang kita buat justru diminati. Itu yang nanti kita tuntaskan. Apalagi nanti 2020 tinggal satu setengah bulan. Jadi kalau 2019 sudah bisa masuk sebagian, sebagian lagi tahun depan, anggaran sudah aman ya,'' jelasnya.
Permintaan KWK menjadi tanda bahwa kepentingan umum terpenuhi karena kendaraan umumnya terjangkau semua kalangan.
''Kepentingan penyedia jasa yang sudah menyediakan jasa sejak lama itu bisa tumbuh berkembang. Kalau ini bisa sejalan maka kita senang. Jadi kalau sekarang alhamdulillah ini sudah ada kesepakatan, tinggal kita jalani,'' kata Gubernur Anies.

Share this article
Sejumlah perwakilan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) Jakarta Utara menemui Gubernur Anies Baswedan.