JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Jakarta Utara terus memperbarui data lokasi rawan genangan air menjelang musim penghujan.
Wakil Wali Kota Jakut Ali Maulana Hakim mengatakan, hal itu untuk mengantisipasi dalam menghadapi musim penghujan yang diperkirakan dimulai November mendatang.
Dia pun telah menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) untuk memperbarui data rawan genangan yang nantinya dituangkan dalam peta mitigasi bencana.
''Kita minta camat, lurah dan UKPD untuk betul-betul meng-update semua informasi di wilayah terkait rawan genangan. Agar segera dituangkan dalam satu peta mitigasi bencana,'' kata Ali di Kantor Wali Kota Jakut, Jalan Laksda Yos Sudarso, Jumat (4/10/2019).
AYO BACA : Bersih-bersih Sampah Antisipasi Banjir
Dengan memperbarui data selanjutnya akan dilakukan perbaikan dalam upaya mengantisipasi genangan. Seperti perbaikan pompa air yang rusak, menguras saluran air hingga mencari lokasi penampungan bagi warga yang terdampak.
''Kami juga mengingatkan agar seluruh petugas sigap dalam penanganan genangan demi kelancaran aktivitas masyarakat. Misalkan kalau mulai gerimis, petugas tidak langsung berteduh tapi bergegas menggunakan jas hujan untuk membersihkan tali-tali air yang tersumbat,'' papar Ali.
Pemkot Jakut juga menghimbau masyarakat dapat turut berkolaborasi dalam mengantisipasi terjadinya genangan di musim penghujan. Salah satunya dengan rajin membersihkan lingkungan dari sampah yang menyumbat saluran air.
''Kita juga akan menggelar gerebek sampah bersama masyarakat sebagai contoh dalam upaya mengantisipasi terjadinya genangan,'' demikian Ali.
Share this article
Pemkot Jakut terus memperbarui data lokasi rawan genangan air menjelang musim penghujan.