JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri harus segera ditingkatkan warga demi menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kepulauan Seribu.
Selama Januari-Maret 2020, angka kasus DBD di Kepulauan Seribu mencapai 20 kasus. Jumlah ini bisa terus meningkat jika warga tidak menggiatkan PSN mandiri. PSN mandiri mesti dilakukan semua warga untuk menjaga anjuran jaga jarak fisik (physical distancing) selama masa pandemi Covid-19.
AYO BACA : Lagi PSBB, Warga Harus Bisa Jadi Jumantik Mandiri di Rumah Masing-masing
"Dalam kondisi darurat Covid-19 ini, kami imbau warga agar melakukan PSN mandiri di rumah dan lingkungan masing-masing," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Herwin Meifendi, Kamis (30/4/2020).
Untuk menekan kasus DBD hingga nol, para pengurus wilayah mesti rutin melakukan fogging (pengasapan), pemantauan jentik nyamuk secara berkala, menggiatkan kembali kerja bakti, dan melakukan 3M (Menguras, Menutup dan Menimbun) barang-barang bekas yang menampung air.
“Dari 20 kasus DBD tersebut, paling banyak terjadi pada Januari lalu yaitu 12 kasus. Februari 7 kasus, Maret 1 kasus,” tambahnya.

Share this article
Dari 20 kasus DBD tersebut, paling banyak terjadi pada Januari lalu yaitu 12 kasus. Februari 7 kasus, Maret 1 kasus.