AYOJAKARTA.COM – Umat muslim di seluruh dunia sedang melaksanakan ibadah puasa bulan suci Ramadhan.
Sebagaimana diketahui, selama menjalankan ibadah puasa ini, umsar Islam tidak diperbolehkan untuk makan maupun minum dari waktu imsak hingga buka.
Terkadang ada sebagian umat muslim yang kemudian jadi tidak percaya diri karena bau mulut yang timbul karena menjalankan ibadah puasa ini.
Lantas, apakah melakukan kegiatan gosok gigi maupun berkumur saat sedang puasa diperbolehkan?
Atau justru kedua hal tersebut jika dilakukan bisa membatalkan puasa yang sedang dijalani?
Tentunya pertanyaan tersebut sedang banyak ditanyakan oleh umat muslim yang ingin mengetahui hukum gosok gigi atau berkumur saat puasa.
Dikutip dari laman NU Online pada Selasa, 12 Maret 2024, penjelasan terkait boleh tidaknya berkumur atau gosok gigi saat puasa dijelaskan oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain:
ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال
Artinya: “Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah dhuhur (Lihat Nihayatuz Zeinn fi irsyadil Mubtadi’in, Cetakan Al-Ma'arif, Bandung, Halaman 195).
Berdasarkan penjelasan Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani tersebut disebutkan bahwa hukum berkumur atau gosok gigi saat berpuasa adalah makruh.
Lalu ada juga penjelasan lain yang disampaikan oleh Imam Nawawi dalam al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab yang menuturkan jika saat gosok gigi perlu kehati-hatian.
Baca Juga: Update! 8 Bansos Ini Siap Cair Selama Bulan Ramadhan, Bantuan Apa Saja?
Ditakutkan jika tidak hati-hati maka bisa ada material yang masuk ke tenggorokan, baik air, pasta gigi, maupun bulu sikat gigi sehingga bisa menyebabkan batalnya puasa meski tidak sengaja.
لو استاك بسواك رطب فانفصل من رطوبته أو خشبه المتشعب شئ وابتلعه افطر بلا خلاف صرح به الفورانى وغيره
Artinya: Jika ada orang yang memakai siwak basah. Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya. (Abi Zakariya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343).
Dengan demikian dapat disimpulkan jika gosok gigi atau berkumur saat puasa hukumnya adalah makruh.
Kemudian untuk solusi yang dapat dilakukan agar kegiatan berkumur atau gosok gigi tidak menyebabkan batal puasa adalah dengan mengatur jadwal.
Misalkan gosok gigi atau berkumur bisa dilakukan selepas makan sahur atau lebih baiknya lagi sebelum imsak.
Misalpun harus dilakukan setelah imsak atau subuh, pastikan untuk sangat hati-hati agar tidak sampai ada partikel yang masuk.***

Share this article
Penjelasan terkait boleh tidaknya berkumur atau gosok gigi saat puasa dijelaskan oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain.