AYOJAKARTA.COM -- Berdoa adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang mencerminkan hubungan langsung antara seorang hamba dengan Allah SWT.
Namun, sering muncul pertanyaan: apakah harus selalu mengangkat tangan saat berdoa?
Beberapa hadis menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sering mengangkat tangan saat berdoa. Salah satunya diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA yang menyebutkan bahwa Nabi SAW mengangkat kedua tangannya saat berdoa setelah melempar jumrah dalam ibadah haji.
Hal serupa juga diceritakan oleh Abu Musa RA, yang mengatakan bahwa Nabi SAW pernah berdoa dengan mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putih ketiaknya.
Dari riwayat ini, kita bisa melihat bahwa mengangkat tangan saat berdoa adalah praktik yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam berbagai kesempatan. Sikap ini menunjukkan kerendahan hati dan pengharapan yang besar kepada Allah SWT.
Baca Juga: Doa Hari Ke-10 Ramadan 1446 H, agar Jadi Orang Bertawakal, Beruntung, dan Taqarrub
Dari situs resmi Muhammadiyah dijelaskan, meskipun banyak hadis yang menyebutkan Nabi SAW mengangkat tangan saat berdoa, ada juga riwayat yang menunjukkan sebaliknya. Salah satu contohnya adalah ketika Rasulullah SAW berdoa tanpa mengangkat tangan, kecuali dalam istisqa’ (doa meminta hujan).
Dalam situasi ini, beliau justru mengangkat tangannya lebih tinggi sebagai bentuk kesungguhan dalam memohon kepada Allah.
Artinya, mengangkat tangan saat berdoa bukanlah suatu kewajiban, melainkan sunnah atau tindakan yang dianjurkan.
Jika dilakukan, itu adalah bentuk rikuh dan ketundukan kepada Allah, tetapi jika tidak dilakukan, doa tetap sah dan tetap dikabulkan berdasarkan ketulusan hati.
Baca Juga: Amalkan Berulang Kali! Doa yang Dianjurkan Dibaca Saat Malam Lailatul Qadar
Mengangkat tangan saat berdoa adalah amalan yang dianjurkan, tetapi bukan keharusan. Dalam beberapa doa tertentu seperti istisqa’, mengangkat tangan lebih tinggi lebih dianjurkan. Namun, pada dasarnya, yang paling penting dalam berdoa adalah ketulusan dan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan doa kita, baik dengan atau tanpa mengangkat tangan.
Jadi, tidak perlu khawatir jika suatu saat kita berdoa tanpa mengangkat tangan. Hal yang lebih utama adalah keikhlasan hati dalam memohon kepada Allah SWT.
Share this article
Ada hadis menjelaskan bahwa Nabi SAW mengangkat kedua tangannya saat berdoa setelah melempar jumrah dalam ibadah haji.