Top 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNDIP, Padahal Setelah Lulus Punya Peluang Gaji Besar!

Kampus UNDIP
Kampus UNDIP

AYOJAKARTA.COM - Universitas Diponegoro atau biasa disebut UNDIP adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia.

Perlu diketahui, kampus utama UNDIP terletak di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

UNDIP juga memiliki kampus lain yang bernama Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang terletak di Rembang, Jawa Tengah.

Bagi kamu yang ingin menjadi mahasiswa UNDIP, tips yang bisa kamu lakukan agar lolos seleksi yakni salah satunya dengan memilih jurusan kuliah sepi peminat.

Baca Juga: 8 Instansi Pemerintah yang Menerima Lulusan SMA dan SMK dalam Seleksi CPNS 2023, Ayo Siapkan Dokumennya!

Progam studi sepi peminat bisa menjadi referensimu mengambil jurusan kuliah tersebut agar peluang lolos di UNDIP makin besar karena saingannya hanya sedikit.

Namun jangan salah beberapa jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP ini punya peluang karier yang cukup menjanjikan dan gaji besar.

Lalu, apa saja jurusan kuliah yang sepi peminat di UNDIP dengan prospek kerja menjanjikan dan gaji besar?

Dirangkum AyoJakarta.com dari berbagai sumber pada Sabtu (16/9/2023), berikut ini jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP berdasarkan data SNMPTN tahun 2022 lengkap dengan prospek kerja dan gaji yang diterima lulusan saat sudah bekerja.

Baca Juga: Perbedaan Formasi PNS dan PPPK dalam Seleksi CPNS Kemenkumham 2023, Gaji dan Tunjangan Beda Jauh?

1. Sejarah

Jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP yang pertama adalah prodi Sejarah.

Berdasarkan data tahun 2021, pendaftar prodi sejarah hanya 176 orang.

Padahal jurusan Sejarah di UNDIP sudah terakreditasi A.

Selain itu, untuk prospek kerja jurusan kuliah Sejarah juga tergolong cukup luas.

Setelah lulus, kamu bisa berkarier menjadi seorang peneliti sejarah atau sejarawan, penulis buku sejarah dan dosen mata kuliah sejarah.

Gaji yang diterima rata-rata jika kamu berkarier di bidang sejarah adalah Rp 2-10 juta per bulan di tahun 2023.

Baca Juga: 5 Kesalahan Sepele yang Bikin Gagal Lolos Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham 2023, Calon Pendaftar Merapat!

2. Teknologi Hasil Perikanan

Teknologi Hasil Perikanan juga memiliki pendaftar sebanyak 176 orang dengan daya tampung pada 2022 adalah 22 orang.

Meski sepi peminat, jurusan kuliah di UNDIP ini sudah memiliki akreditasi Unggul pada tahun 2022 lalu.

Prospek kerja setelah lulus dari Teknologi Hasil Perikanan juga tergolong luas yaitu bekerja di lembaga pemerintah maupun swasta atau berwirausaha sendiri.

Mayoritas pekerja di bidang perikanan bisa mendapatkan gaji rata-rata Rp 2-4 juta, namun hal tersebut bisa lebih tinggi jika bekerja menjadi PNS atau berwirausaha mandiri.

Baca Juga: Seleksi CPNS Kemenkumham 2023 Dibuka Besok, Cek Daftar Berkas yang Wajib Dipersiapkan di Sini

3. Akuakultur

Akuakultur masuk dalam jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP pada tahun 2022 lalu.

Pendaftar di jurusan kuliah ini hanya 151 dengan daya tampung 20 orang.

Prospek kerja Akuakultur setelah lulus juga sangat luas.

Kamu bisa menjadi pengajar, bekerja di Kementerian Perikanan dan Kelautan, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), petambak, wirausaha maupun bank.

Hampir sama dengan Teknologi Budidaya Perikanan, di mana rata-rata gaji yang diterima berkisar Rp 2-4 juta.

Namun hal tersebut bisa saja lebih tinggi jika berkarier menjadi seorang PNS atau berwirausaha.

Baca Juga: Link Pendaftaran Seleksi CPNS Kemenkumham 2023, Apakah Sudah Dibuka untuk Umum?

4. Perikanan Tangkap

UNDIP memiliki jurusan kuliah Perikanan Tangkap dengan akreditasi A, namun prodi ini masih tergolong sepi peminat.

Pada 2022, prodi Perikanan Tangkap pendaftarnya hanya berjumlah 104 orang.

Adapun untuk prospek kerja setelah lulus juga sangat luas.

Kamu bisa berkarier di lembaga pemerintah maupun swasta.

Untuk gaji yang diterima lulusan perikanan tangkap juga hampir sama dengan lulusan perikanan lainnya yakni berkisar Rp 2-4 juta.

Baca Juga: Kemenkumham Resmi Buka 1015 Formasi CPNS dan 1563 Formasi PPPK, Cek Kebutuhan dan Persyaratannya di Sini!

5. Administrasi Publik

Jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP yang terakhir adalah prodi Administrasi Publik.

Prospek kerja jurusan kuliah Administrasi Publik sangat luas.

Umumnya akan terjun ke instansi pemerintah pusat maupun daerah baik sebagai PNS maupun non-PNS.

Baca Juga: Perkiraan Biaya Kuliah Sampai Lulus Semua Jurusan Program S1 di UPH, Termurah Rp 191 Juta, Berapa Termahal?

Adapun untuk estimasi gaji rata-rata yang diterima lulusan Administrasi Publik saat sudah bekerja adalah sebagai berikut:

- Pemerintah Rp 5-15 juta per bulan.

- Organisasi Non-Pemerintah Rp 4-12 juta per bulan.

- Sektor Swasta Rp 6-20 juta per bulan.

Demikian informasi terkait top lima jurusan kuliah sepi peminat di UNDIP dengan prospek kerja dan rata-rata gaji yang diterima saat sudah bekerja.

Kamu tertarik ambil yang mana?***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# akuakultur
# Administrasi Publik
# perikanan
# UNDIP
# Semarang
# Kuliah
# sepi peminat
# Jurusan
# Sejarah

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.