AYOJAKARTA.COM – Apa sih yang kamu rasakan jika pertama kali menggunakan ponsel pintar dari iPhone?
Pasti kamu akan merasa bangga karena bisa memiliki barang bergengsi yang terkenal merupakan smartphone flagship dengan harga yang mahal.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan orang membeli iPhone salah satunya untuk membranding dirinya untuk terlihat luxurious dan tidak ketinggalan zaman.
Nyatanya sebagai produsen ponsel terkemuka di dunia, ternyata iPhone memiliki strategi dan cara khusus yang berbeda dengan merk lainnya untuk melakukan branding atau marketingnya.
Marketing atau branding dari iPhone ini bisa dipelajari dan bisa diterapkan di bisnis yang kamu punya saat ini, apa sajakah itu?
Yuk kita bedah bersama, dan jangan lupa catat baik-baik bocoran ilmu marketing dari iPhone yang bisa kamu terapkan di bisnismu seperti dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @jembar.digital, Kamis (10/8/2023).
1. Tidak banyak iklan
iPhone menerapkan strategi marketing yang berbeda dengan merk lainnya yang banyak melakukan promosi besar-besaran melalui iklan.
Beda dengan iPhone yang berusaha meminimalisir promo lewat iklan. Sebagai gantinya, iPhone menggunakan strategi lain seperti menggaet influencer.
Selain itu iPhone juga menggunakan kekuatan buzz yang dihasilkan dari ulasan positif di media.
Bukan itu saja, iPhone juga menawarkan percobaan gratis atas layanan produk dengan imbalan review positif dari para pelanggannya.
Sehingga review positif dari ulasan produk yang di review pengguna merupakan kunci dari iPhone untuk secara langsung meningkatkan kepercayaan pengguna akan produk.
Baca Juga: GAWAT iPhone Ilegal Bakal Diblokir? Buruan Cek HP Kamu Kena Blokir atau Tidak Pakai Cara Ini
2. Hindari perang harga dan tetap menjaga kualitas produk
Dari segi harga, iPhone dibanderol dengan harga yang lebih mahal dibanding dengan ponsel merk lainnya.
Meski demikian, iPhone tetap menjaga harga ‘mahalnya’ dan tidak berusaha menurunkan harga demi bisa bersaing di pasaran.
Lebih baiknya lagi, iPhone memfokuskan diri untuk menjaga kualitas produk dan memusatkan pada UVP mereka yang merupakan desain cantik yang bekerja secara tepat.
Baca Juga: 'Setara' iPhone, Begini Cara Upload Video WhatsApp agar Tidak Pecah di Android
3. Teknik pemasaran yang sederhana
Dalam prinsipnya iPhone tidak berlebihan, karena merasa bahwa berlebihan tidak selalu baik terlebih konsumen teknologi tidak akan suka terbebani dengan sesuatu yang rumit.
Sebagai contohnya copywriting iklan iPhone yang terkesan sederhana seperti: ‘Love the Power, Love the Price’ atau ‘iPhone 14 Pro Semakin Pro’.
4. Bisa mengenali pengguna dan berbicara sesuai dengan bahasa mereka
iPhone nyatanya mengenal pelanggan mereka dengan sangat baik, bahkan mereka telah mengembangkan loyalitas di pangsa pasaran.
Mereka tahu bagaimana cara untuk berbicara dalam bahasa yang membuat penggunanya nyaman, tidak terbebani, dan bingung.
Baca Juga: Hati-hati! 5 Tanda iPhone Kamu Ilegal dan Kena Blokir IMEI, Cek Dulu sebelum Beli
Termasuk pada istilah yang awalnya terasa asing di telinga kini menjadi familiar seperti ‘retina display’ atau ‘LED Backlighting’.
5. Membangun komunikasi pengguna atau pelanggan
Selama bertahun-tahun iPhone juga telah membangun salah satu basis komunitas penggemar mereka untuk merk apapun di manapun di dunia.
iPhone telah menciptakan kepribadian dan budaya yang keren, menyenangkan, dan bersahabat. Hal ini tentunya berkebalikan dari beberapa pesaingnya.
Itulah beberapa bocoran ilmu marketing dari iPhone yang berbeda dari merk lainnya, patut kamu tiru!***

Share this article
Marketing atau branding dari iPhone ini bisa dipelajari dan bisa diterapkan di bisnis yang kamu punya saat ini, apa sajakah itu?