AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini tengah ramai di sosial media sebuah baliho iklan telur puyuh.
Iklan bukan sembarang iklan, pemasaran yang digunakan dalam mengiklankan telur puyuh ini bak dari S3 Marketing.
Bagaimana tidak, tulisan yang ada pada baliho iklan telur puyuh ini tak nampak seperti iklam pada biasanya.
Dilansir dari unggahan akun Twitter @PartaiSocmed menampilkan iklan yang jenaka ini.
Promosi ini viral bukan karena produk yang ditawarkan, melainkan kalimat yang digunakan pada iklan tersebut.
Pada pojok sebelah kanan baliho, terpampang logo dari Kominfo.
Baca Juga: Sempat Panjat Tiang Baliho 30 Meter, Seorang Pria Dievakuasi ke Mapolsek Kebayoran Baru
“Diskominfosastik Kabupaten Serang,” tulisnya.
Kemudian ini dia kalimat yang membuat teknik pemasaran iklan telur puyuh itu menjadi viral.
Yaitu sebuah sindiran untuk orang-orang yang senang menerima uang atau money politic untuk memberikan suara pada saat pencoblosan.
Baca Juga: Viral Para Pengisi Suara Iklan TV Tampil Satu Frame, GoPay dan Lazada Paling Nyentrik
“Hak pilihmu lebih murah, dari sebutir telur puyuh,” tulisnya.
“Jika kamu dibayar Rp.100.000 untuk memilih Kepala Desa dan dibagi 6 tahun= Rp.46 per hari.” lanjutnya.
Namun rupanya ujung dari pesan tersebut adalah untuk mempromosikan telur puyuh.
Baca Juga: Dijamin Gratis! Link Nonton Film Tanpa Banyak Iklan, Bukan IndoXXI atau LK21
“Pesan segera Telur Puyuh di Join’s Mart WA 0888-0123-851X” tulisnya.
Promosi produk ini cukup menarik pembaca dan membuat warganet tertawa.
“Ngiklan ternyata wkwk,” kata @belanjxxxx.
Baca Juga: MP3Juice: Bebas Download MP3 dari YouTube Tanpa Iklan dan Tanpa Instal Aplikasi Tambahan
“Iklannya gokil tapi asik, pas kenanya.. Ha ha,” kata @Budianxxx.
“hahaha masuk akal sehat, kades puyuh,” tulis @Dermagxxxx.***

Share this article
Yang membuat vira yakni kalimat yang digunakan pada iklan tersebut, bahkan pojok sebelah kanan baliho terpampang logo dari Kominfo.