AYOJAKARTA.COM – Menunaikan sholat tahajud di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan dan pahala yang besar.
Melaksanakan sholat malam saat orang lain tidur akan membuat seseorang masuk surga dengan selamat serta dapat menghapus-hapus dosa.
Doa yang dipanjatkan saat sholat tahajud di bulan Ramadhan akan dikabulkan oleh Allah SWT, terutama jika dilaksanakan di sepertiga malam terakhir.
Baca Juga: REVIEW Vivo Y29, Smartphone Terjangkau Paling Irit Baterai dan Sangat Cocok untuk Aktivitas Outdoor!
Adapun tata cara sholat tahajud yang benar dikutip dari berbagai sumber selama bulan Ramadhan diantaranya:
Niat
Niat sholat tahajud dapat dilafalkan sebagai berikut
"Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini (mustaqbilal qiblati) lillahi ta’aalaa"
Artinya, "Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Ta’ala.” Niat ini diucapkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram
Tata Cara Sholat Tahajud
Sholat tahajud dikerjakan 2 rakaat dengan jumlah rakaat tak terbatas. Namun, menurut riwayat, Rasulullah SAW tidak pernah mengerjakan sholat tahajud lebih dari 11 rakaat (beserta witir) yakni 8 rakaat tahajud dan 3 rakaat witir .
Umumnya, sholat tahajud dilakukan minimal dua rakaat, namun boleh mengulang rakaat sebanyak yang diinginkan.
Bacaan Setelah Sholat
Setelah salam, disunnahkan membaca wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa setelah sholat tahajud.
Bacaan doa Tahajud:
Allâhumma rabbanâ lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa‘dukal haqq. Wa liqâ’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan nâru haqq. Wan nabiyyûna haqq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haqq. Was sâ‘atu haqq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.
Artinya: Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad ﷺ itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”
Baca Juga: Rilis Januari 2025! Intip Review Tecno Spark 30 Pro: HP Rp2 Jutaan dengan Performa Gahar
4. Waktu Pelaksanaan
Waktu utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir. Shalat Tahajud dapat dilakukan setelah bangun tidur di malam hari.
Usahakan untuk melakukan sholat tahajud di tempat yang suci dan tenang. Tempat yang dibutuhkan hanyalah tempat yang bersih dan nyaman, bahkan bisa di kamar sendiri
Dengan melaksanakan sholat tahajud sesuai dengan tata cara yang benar, seorang muslim dapat meraih keutamaan sholat tahajud di bulan Ramadhan, baik bagi kehidupan dunia maupun akhirat. ***

Share this article
Adapun tata cara sholat tahajud yang benar menurut ustadz Adi Hidayat selama bulan Ramadhan diantaranya