AYOJAKARTA.COM – Salah satu jenis ketimpangan perilaku yang banyak terjadi dan dilakukan oleh seseorang dalam berinteraksi adalah Pembohong.
Selain sebagai antonim atau dari kata jujur, orang yang tidak jujur atau Pembohong adalah individu yang sengaja tidak menyampaikan kebenaran suatu peristiwa atau kejadian.
Disamping sebagai bentuk pertahanan diri dari sesuatu yang dianggap sebagai ancaman, alasan seseorang menjadi pembohong adalah ingin mendapatkan sesuatu.
Menurut Kang Lee yang merupakan seorang Psikolog asal Universitas Toronto, kebohongan yang sempurna selalu memiliki dua unsur yakni Membaca pikiran dan Pengendalian diri.
Sebab prinsip utama yang menjadi akar dari sebuah kebohongan adalah Saya tahu sesuatu dan orang lain tidak tahu apa yang saya tahu.
Untuk membaca pikiran seseorang, salah satu cara paling banyak dilakukan adalah dengan mencari tahu melalui proses percakapan atau obrolan.
Kuantitas dan kualitas kepemilikan terhadap suatu informasi inilah yang kemudian berpotensi mendatangkan praktik manipulasi seseorang.
Pengendalian diri dalam berkata, menampilkan ekspresi wajah serta bahasa tubuh merupakan unsur penting kedua yang sering dilakukan saat seseorang berbohong.
Namun demikian, perilaku berbohong yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain memiliki tipe atau jenis yang berbeda-beda.
Sebagai referensi pengetahuan dan kontemplasi, berikut ini adalah tipe-tipe pembohong yang perlu diketahui dan dipahami.
Baca Juga: Gaji KPPS Pemilu 2024 Kapan Cair dan Besaran Santunan yang Diterima Jika Meninggal Saat Bertugas
Tipe Pembohong pertama adalah Pembohong Pemula atau yang biasa disebut dengan istilah Occasional Liar yang biasa dilakukan seseorang hanya dalam kondisi terdesak.
Tipe Pembohong selanjutnya adalah Pembohong Berkali-kali atau biasa disebut dengan istilah Careless Liar.
Seorang individu Careless Liar berbohong tanpa rencana dan terkadang tidak disadari serta tanpa banyak pertimbangan saat melakukannya.
Melebih-lebihkan atau mengurangi nilai suatu informasi, serta tidak konsisten merupakan contoh yang sering dilakukan pembohong tipe ini.
Pembohong Profesional, adalah seorang pembohong yang sudah mempersiapkan secara rinci dan serta faktor resiko atas dampak dari kebohongannya.
Jenis pembohong seperti inilah yang seringkali dilakukan oleh seorang Penipu Ulung atau Manipulator, karena memiliki suatu tujuan.
Tipe Pembohong selanjutnya yang tergolong sebagai Kebohongannya para Pembohong adalah Pembohong Disosiasi.
Pembohong Disosiasi adalah pribadi yang sulit membedakan antara realitas atau kenyataan dengan kebohongannya sendiri karena adanya ketidak sadaran.
Pembohong tipe ini biasanya memiliki obsesi yang besar atas sesuatu hal yang sangat ia percayai namun hanya bersifat delusional atau angan-angan.
Keinginan sangat kuat dalam memaksakan sesuatu realitas kepada orang lain, menyebabkannya mengabaikan kenyataan.

Share this article
Sebagai referensi pengetahuan dan kontemplasi, berikut ini adalah tipe-tipe pembohong yang perlu diketahui dan dipahami.