AYOJAKARTA.COM -- Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba, momen yang sangat dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia.
Selain memahami hukum berpuasa, ada hal penting lain yang harus diperhatikan agar ibadah puasa semakin bermakna, yaitu adab dalam menjalankan puasa Ramadhan.
Berikut adalah tujuh adab puasa Ramadhan yang bisa diamalkan agar ibadah semakin sempurna:
1. Menyegerakan Berbuka
Ketika waktu berbuka tiba, umat muslim dianjurkan untuk segera membatalkan puasanya.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Umat Islam senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (Muttafaqun ‘alaih).
Dalam hadis lain, beliau juga bersabda bahwa agama Islam akan selalu unggul selama umatnya menyegerakan berbuka, berbeda dengan Yahudi dan Nasrani yang mengakhirkannya (HR. Abu Daud).
2. Membaca Doa Sebelum Berbuka
Sebelum menikmati hidangan berbuka, sebaiknya membaca doa terlebih dahulu.
Rasulullah SAW bersabda: “ada tiga doa yang tidak tertolak: doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa sampai ia berbuka, doa orang yang terzholimi.” (HR. Tirmidzi).
3. Membaca Basmalah Saat Berbuka
Saat hendak berbuka, dianjurkan untuk membaca basmalah sebagai bentuk mengingat Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta'ala (membaca bismillah). Jika ia lupa untuk menyebut Allah Ta'ala di awal, hendaklah ia mengucapkan ‘bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)’.” (HR. Abu Daud).
4. Mengutamakan Makanan Sunnah
Sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, umat muslim dianjurkan berbuka dengan kurma basah atau kurma kering. Jika tidak ada, cukup dengan air putih.
Anas bin Malik RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW terbiasa berbuka dengan beberapa butir kurma basah sebelum shalat Maghrib. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering, dan jika tidak ada juga, beliau berbuka dengan air minum (HR. Ahmad).
5. Membaca Doa Setelah Berbuka
Setelah berbuka, dianjurkan untuk membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW: “dzahabadh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah” yang artinya “Telah hilang rasa haus dan telah basah kerongkongan dan pahala telah ditetapkan insya Allah.” (HR. Abu Dawud).
6. Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Berbagi dengan sesama adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Ahmad).
Baca Juga: Pendaftaran SNBT 2025 11 Maret! Cek Dulu Jurusan Paling Ketat di UNY: Ada yang Kamu Incar?
7. Mengucapkan Syukur dan Doa bagi yang Memberi Hidangan Berbuka
Jika seseorang memberikan makanan untuk berbuka, hendaknya mengucapkan terima kasih dan mendoakan orang tersebut. Rasulullah SAW pernah mendoakan orang yang memberi hidangan berbuka dengan doa: “Aallahumma baarik lahu fiimaa razaqtahum, waghfirlahum, warhamhum” yang artinya “Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepadanya, ampuni dan rahmatilah dia” (HR. Ahmad).
Puasa Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah yang sah, tetapi juga penuh berkah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengamalkan adab-adab ini. Semoga Ramadhan kali ini membawa banyak kebaikan dan keberkahan bagi kita semua!

Share this article
Ada hal penting lain yang harus diperhatikan agar ibadah puasa semakin bermakna, yaitu adab dalam menjalankan puasa Ramadhan.