Meneladani Cara Kiai Umar bin Abdul Mannan Menjaga Hati Orang Lain agar Tak Terluka

- Senin, 8 Agustus 2022 | 21:41 WIB
Kiai Umar Mangkuyudan. (suaramerdeka.com / dok)
Kiai Umar Mangkuyudan. (suaramerdeka.com / dok)

AYOJAKARTA.COM--Ada  sebuah teladan dari banyak ulama besar di Indonesia. Salah satunya yang pernah santer terdengar kisahnya adalah bagaimana sebaiknya menjaga hati orang lain agar ia tidak terluka.

Adalah sosok Kiai Umar bin Abdul Mannan, Pengasuh Pesantren Al-Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta, Jawa Tengah yang memiliki cerita tentang menjaga hati santrinya dengan begitu halus.

Kiai ini menapaki  jalan kebaikan dengan nilai-nilai yang searah dengan kebaikan dalam pandangan masyarakat luas.  Termasik menjaga hati santri yang notabene lebih muda darinya.

Baca Juga: Mbah Moen Bagikan 5 Amalan Ini Agar Rezeki Lancar dan Mudah

Salah satu kebaikan Kiai Umar bin Abdul Mannan pernah diceritakan sang putri yang bernama  Ny. Hj. Maemunah Baedlowie.

Cerita bermula dari keisengan seorang santri yang nekat mengerjain temannya. Istilahnya nge-prank kalau saat ini. Pemicunya hanyalah sebuah bantal.

Seorang santri membohongi Mubarok teman santri lainnya, demi bisa mendapatkan bantal yang dipakai Mubarok tidur. Sebab santri yang bersangkutan itu tidak kebagian bantal.

Ulah usilnya muncul ia  membangunkan Mubarok dengan membawa bawa nama sang Kiai.Santri itu berbohong dengan pedenya.

“Eh, kamu ditimbali (dipanggil) Mbah Umar.”  Kata santri itu kepada Mubarok dikutip dari nu.or.id, beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X