AYOJAKARTA.COM - Beredar kabar dugaan bahwa pasca penembakan oleh Bharada E, Brigadir J yang dalam perjalanan ke rumah sakit sempat memberikan pesan terakhir ke sopir ambulance.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun facebook dengan nama 'Pena Merah' dan 'Bawah Jendela'.
Dalam unggahan yang dibagikan oleh facebook itu menayangkan suasana persidangan dan diklaim Brigadir J memberikan pesan terakhir kepada Ahmad Syahrul.
Diketahui Syahrul sebelumnya sempat menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Baca Juga: Meninggal Dunia Hari Ini, Begini Profil Ki Joko Bodo
Narator video pun menjelaskan bahwa Ahmad Syahrul sempat mendengar suara Brigadir J dalam perjalanannya menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Hal itu diduga disampaikan oleh Ahmad Syahrul ketika menjadi saksi persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"GEMETAR!!! Pesan Terakhir Brigadir Kepada Sopir Ambulance Ditengah Perjalanan"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Kabar Gembira! UMK Karawang 2023 Bisa Tembus hingga Angka Rp 5 Juta Lho, Simak Rinciannya di Sini
Dikutip dari suara.com, klaim soal Brigadir J memberikan pesan terakhir kepada sopir ambulance Ahmad Syahrul adalah salah.
Faktanya, tidak ada kesaksian ataupun keterangan dari mulut Ahmad Syahrul yang menyebutkan bahwa dia mendengar suara Brigadir J.
Ahmad Syahrul pun tidak memberikan kesaksian bahwa dia mengetahui pesan terakhir dari Brigadir J dalam ambulance ketika menuju RS Polri.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar yang diunggah soal sopir ambulance Ahmad Syahrul mendengar suara dan mendapatkan pesan terakhir dari Brigadir J dalam perjalanan adalah keliru. ***
Share this article
Dalam unggahan yang dibagikan oleh facebook itu menayangkan suasana persidangan dan Brigadir J memberikan pesan terakhir kepada sopir.