JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rangkaian pertemuan G20 bukan merupakan sekadar forum seremonial. Namun G20 merupakan sebuah pekerjaan diplomasi dibelakang layar yang tak kelihatan.
"Jadi jangan membayangkan kepemimpinan di G20 sebagai sebuah seremonial. Ini adalah kerja diplomasi luar biasa di belakang layar yang tidak terlihat," kata Anies dalam Urban 20 Talks secara daring, Kamis (24/2/2022) malam melansir Suarajakarta Jumat (25/2/2022).
Dalam G20 ada 6 tema yang sudah disepakati menjadi pembahasan awal di tingkat teknis untuk dibahas dalam U20 (forum kepala daerah dunia) yakni, pemulihan ekonomi untuk semua. Pengembangan hunian produktif dan terjangkau, energi baru terbarukan, mobilitas penduduk, kesehatan mental dan ketahanan terhadap pandemi, serta masa depan pekerjaan.
Baca Juga: Cerita Anies yang Ajak Menteri Perdagangan Inggris Jalan-jalan Keliling Jakarta Naik MRT
Nantinya, 6 tema yang dibahas dalam pertemuan teknis itu akan menjadi rekomendasi untuk ditentukan dalam pertemuan U20.
Apabila disepakati dalam U20, tema tersebut akan menjadi komunike bersama untuk dibawa ke tingkat Konferensi Tingkat Tinggi G20.
"Komunike kemudian diserahkan kepada presidensi G20. Nanti di level G20 dia akan disepakati dan kemudian dilaksanakan di seluruh anggota G20," katanya.
Forum U20 merupakan forum yang melibatkan para pemimpin wilayah kota atau gubernur dan wali kota anggota G20 yang dijadwalkan bertemu langsung di Jakarta pada Agustus 2022.
Baca Juga: Anies Sampaikan Kabar Baik karena BOR di RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Turun
Selain DKI Jakarta, dalam Forum U20 juga akan menjadi ketua bersama (co-chair) dengan Jawa Barat.
Keterlibatan para pemimpin wilayah itu, kata dia, dibutuhkan mengingat permasalahan yang dibahas di tingkat nasional banyak bermula dari perkotaan, di antaranya soal urbanisasi yang berdampak kepada aspek lingkungan.
Karena itu, kata dia, proses diplomasi untuk U20 sudah dimulai pada Maret 2021 melalui pembicaraan dan pertemuan teknis sebelum menuju pertemuan pemimpin wilayah, yang difasilitasi salah satunya Jaringan 40 Kota atau C40.
Tak hanya pertemuan level pemimpin wilayah, pertemuan tingkat menteri keuangan G20 juga sudah dilakukan.
Baca Juga: Jalasena, Kawasan Baru Pemberian Nama oleh Anies di Pulau Reklamasi
Dalam setiap pertemuan tersebut, lanjut dia, ada proses negosiasi, persuasi, dan tarik-menarik yang ketat antardelegasi, karena masing-masing membawa gagasan untuk menjadi kesepakatan bersama.
"Jadi jangan bayangkan ini pertemuan hanya basa-basi. Ini bukan basa-basi," ucapnya.

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut rangkaian pertemuan G20 bukan merupakan forum seremonial. Namun G20 adalah pekerjaan diplomasi