AYOJAKARTA.COM - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berkomitmen meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pelanggan.
Wujud komitmen tersebut berupa memperketat pembinaan pramudi Mikrotrans.
Transjakarta juga akan memberikan sanksi tegas kepada pramudi yang terbukti ugal-ugalan.
Baca Juga: HP Rp4 Jutaan Terbaik? Ini Spesifikasi Oppo K13 Turbo Pro 5G dengan Layar Tajam dan Mulus 120Hz
Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Daud Joseph, mengaku bahwa Mikrotrans menghadapi tantangan di jalan kecil.
Namun, Transjakarta memastikan perilaku negatif oknum sopir tidak akan dibiarkan.
Sistem pembinaan pramudi diterapkan secara berjenjang, yakni mencakup pembaharuan sertifikat, pelatihan rutin, dan refreshment perilaku.
Pramudi yang melanggar akan dipanggil langsung ke bagian binaan pramudi.
Transjakarta juga tidak segan memberi sanksi tegas jika terbukti membahayakan penumpang maupun pengguna jalan.
Untuk memantau kinerja pramudi, armada Mikrotrans telah dilengkapi CCTV.
Baca Juga: Lebih Hemat dan Untung dengan ShopeeVIP, Belanja Online Jadi Makin Cerdas
Ada juga kanal pengaduan yang tersedia, yakni hotline 1500-102 agar masyarakat bisa melaporkan langsung.
Tujuan dari pembinaan, pengawasan teknologi, dan sanksi tegas adalah menciptakan layanan Mikrotrans yang aman dan tertib.
Meskipun ada kritik, layanan Mikrotrans tetap penting sebagai penghubung di jalan kecil.
Keberadaan Mikrotrans sendiri bertujuan membantu mobilitas masyarakat, terutama di area yang tidak terjangkau angkutan umum besar.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pramudi, operator, dan pihak berwenang dianggap penting untuk sistem yang lebih profesional.***

Share this article
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berkomitmen meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pelanggan.