AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan pembukaan Festival Bandeng Rawa Belong 2026 di Jakarta Barat, Sabtu (14/2).
Festival Bandeng Rawa Belong kali ini mengusung tema "Harmoni Tradisi Betawi dan Tionghoa Menuju Jakarta Kota Global dan Berbudaya".
Bukan hanya ntuk melestarikan Budaya Betawi, hadirnya festival ini juga dinilai bisa menjadi ruang penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM di Rawa Belong.
"Saya mengharapkan bahwa UMKM di Rawa Belong ini hidupnya menjadi lebih baik," ujar Pramono.
Baca Juga: Catat! Jadwal Pendaftaran Program Mudik Gratis 2026 Pemprov DKI Jakarta, Siapkan Dokumen Ini
Pramono lantas mengusulkan penyelenggaraan acara lain yang bisa memperkuat identitas Jakarta.
Seperti haul ulama besar Betawi dan para pahlawan yang berkontribusi membangun Betawi dan Jakarta.
Pramono ingin acara tersebut bisa digelar di Monumen Nasional (Monas), sekaligus untuk menyambut ulang tahun Jakarta ke 499.
Ia pun yakin bahwa acara ini sangat positif bagi perkembangan untuk Majelis Adat Betawi.
Baca Juga: Hore! THR ASN, TNI dan Polri Bakal Cair Awal Ramadan, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun
Selain itu juga untuk mengenang para tokoh, para ulama, para pahlawan yang telah memberikan kontribusi bagi Jakarta.
Lebih lanjut, ia mengusulkan penyelenggaraan MTQ di tingkat kelurahan untuk menjaring potensi unggul pembaca Al-Quran.
Pram juga mengatakan bahwa Pemprov DKI berkomitmen untuk menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta.
Oleh sebab itu, mengapa semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI menonjolkan budaya Betawi.***

Share this article
Festival Bandeng Rawa Belong kali ini mengusung tema "Harmoni Tradisi Betawi dan Tionghoa Menuju Jakarta Kota Global dan Berbudaya".