AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada terkait paparan suhu tinggi yang sedang melanda Ibu Kota akhir-akhir ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan bahwa salah satu dampak kesehatan akibat cuaca panas ekstrem ialah dehidrasi.
"Memang perkiraan BMKG, pada satu, dua, tiga hari ini cuaca cukup panas," ujar Pramono dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 15 Maret 2026.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri 1447 H, Satpol PP Jakarta Timur Intensif Lakukan Operasi Pekat di 10 Kecamatan!
Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem tersebut, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memberikan fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga yang mengalami dampak gangguan kesehatan.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati juga menyebutkan bahaya dari cuaca panas ekstrem yang dapat menyebabkan gangguan fisik seperti kelelahan hingga sengatan panas atau heatstroke.
Lansia, anak-anak, hingga ibu hamil menjadi kelompok rentan yang bisa terdampak kondisi tersebut.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat ialah dengan memperbanyak asupan air putih serta menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di siang hari, terutama ketika melakukan aktivitas berat di luar ruangan.
Selain itu, bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa disarankan untuk menghindari aktivitas fisik berat di siang hari, terutama di luar ruangan saat matahari sedang terik.
Jika memungkinkan, aktivitas dapat dilakukan pada pagi hari atau menjelang sore hari untuk mengurangi risiko dehidrasi dan kelelahan akibat paparan panas.
Masyarakat juga dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka puasa dengan memperbanyak minum air putih.
Konsumsi makanan bergizi yang mengandung buah dan sayur juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.
Selain itu, penggunaan pakaian yang longgar dan berbahan ringan dapat membantu tubuh tetap terasa sejuk selama beraktivitas.
Jika mulai merasakan gejala seperti pusing, lemas berlebihan, atau mual akibat panas, masyarakat disarankan untuk segera beristirahat di tempat yang teduh atau sejuk guna mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius.***
Share this article
Pemprov DKI Jakarta Imbau masyarakat untuk waspada terkait paparan suhu tinggi yang sedang melanda Ibu kota akhir-akhir ini.