AYOJAKARTA.COM - Penertiban billboard promosi film horror 'Aku Harus Mati' oleh pihak Pemprov DKI Jakarta karena bersifat pesan sensitif, mendapatkan respons positif.
Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu yang mendukung langkah Pemprov DKI tersebut.
Menurutnya, tindakan tersebut sudah tepat karena iklan tersebut menuai polemik di masyarakat.
Selain itu, Konten film tersebut dinilai memuat pesan sensitif yang berpotensi mengganggu kondisi psikologis warga, khususnya anak-anak yang melintas di ruang publik.
“Saya rasa sudah tepat dan memang harus dilakukan,” ujar Kevin, Senin (6/4).

Ia pun mendorong adanya regulasi yang lebih jelas terkait konten visual pada media luar ruang.
Di sisi lain, Kevin juga mengimbau para pelaku industri kreatif agar lebih mempertimbangkan dampak visual terhadap masyarakat, terutama anak-anak.
“Kami mendukung industri kreatif, tetapi perlu ada empati. Jangan sampai konten yang belum layak untuk kelompok usia tertentu justru tersebar luas tanpa penyaringan,” katanya.
Lebih lanjut, Kevin juga menyoroti pentingnya pengaturan teknis billboard, seperti pencahayaan. Menurutnya, cahaya yang terlalu terang berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara, terutama pada malam hari.***
Share this article
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu mendukung langkah Pemprov DKI yang menurunkan billboard promosi film horor 'Aku Harus Mati'.