AYOJAKARTA.COM - Perayaan Lebaran Betawi 2026 sukses digelar meriah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Kegiatan ini masih akan berlangsung hingga hari ini Minggu (12/4).
Selain menampilkan ragam kesenian dan kuliner khas, salah satu tradisi yang mencuri perhatian publik adalah “antaran”, sebuah simbol kuat penghormatan dalam budaya Betawi.
Tradisi antaran merupakan praktik turun-temurun yang sarat makna.

Dalam pelaksanaannya, pihak yang lebih muda atau memiliki kedudukan tertentu memberikan bingkisan kepada yang lebih tua atau kepada pihak yang dihormati.
Bingkisan tersebut bukan sekadar pemberian materi, melainkan wujud penghargaan, adab, dan penguatan relasi sosial dalam masyarakat.
Selain itu, tradisi ini juga selaras dengan tema "Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Kota Global”.
Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo, menegaskan bahwa tradisi ini menjadi bagian penting yang tidak boleh tergerus zaman.

"Tradisi antaran merupakan unsur elemen khas tidak boleh dilupakan sebagai bentuk ekspresi dari takzim dan hormat anak kepada orang tua, yang muda kepada lebih tua, murid kepada guru-guru, lurah kepada camat, camat kepada walikota dan bupati, dan walikota beserta bupati kepada gubernur. Saya garisbawahi ini bukan gratifikasi, tapi budayanya orang Betawi," ujar pria yang akrab disapa Bang Foke itu.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni akhir Idulfitri setiap tahun, tapi juga menjadi pengingat untuk warga agar menjaga dan melestarikan budaya Betawi sebagai bagian dari identitas kota Jakarta.
Lebaran Betawi ini, kata Bang Foke, menjadi bagian pelestarian tradisi budaya dan identitas Jakarta.
Menurutnya, di tengah perkembangan kota saat ini yang kian modern dan dinamis, nilai silaturahmi, kebersamaan, penghormatan kepada orang tua serta gotong royong harus terus dijaga.
Hal ini tentunya perlu diwariskan kepada generasi penerus.

"Karena itu, kami secara khusus melibatkan generasi muda dalam penyelenggaraan kegiatan ini," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya Lebaran Betawi ini, seluruh warga bisa lebih berkontribusi dalam menjaga keharmonisan, memperkuat rasa turut memiliki, kemudian bersama dengan Pemprov DKI membangun, menumbuhkembangkan dan merawat Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal.***

Share this article
Salah satu tradisi yang mencuri perhatian di Lebaran Betawi ini adalah “antaran”, sebuah simbol kuat penghormatan dalam budaya Betawi, ini maknanya.