AYOJAKARTA.COM – Pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan rute Velodrome menuju Manggarai menunjukkan kemajuan signifikan.
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram Jakarta Smart City, pada minggu pertama Mei 2026, total progres fisik pembangunan jalur layang sepanjang 6,4 kilometer tersebut telah mencapai 92,67 persen.
Berdasarkan data rincian di setiap titik pengerjaan, struktur jalan layang (viaduct) mencatatkan progres tertinggi sebesar 97,96 persen.
Untuk pengerjaan stasiun, Stasiun Rawamangun memimpin dengan 95,02 persen, disusul Stasiun Matraman 84,12 persen, Stasiun Pramuka BPKP 82,64 persen, Stasiun Pasar Pramuka 70,61 persen, dan Stasiun Manggarai yang saat ini mencapai 56,39 persen.

Sebagai langkah menuju operasionalitas penuh, pihak LRT Jakarta telah melaksanakan uji coba sarana dan prasarana (testing and commissioning) sepanjang 3,6 kilometer pada Kamis, 30 April 2026.
Pengujian ini dilakukan secara terukur untuk memastikan keandalan sistem persinyalan, komunikasi, hingga kelistrikan.
Kehadiran rute Fase 1B ini diharapkan dapat mampu melayani hingga 80.000 penumpang setiap harinya secara bertahap.
Sebagai informasi, selain bertujuan mengurangi kemacetan, proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan ruang kota dengan udara yang lebih bersih melalui transportasi berkelanjutan.

LRT Fase 1B juga dirancang untuk menghadirkan akses yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.
Keunggulan utama dari rute ini adalah integrasi antarmoda yang mencakup koneksi dengan KRL Commuter Line, Transjakarta, hingga Kereta Api (KA) Bandara.
Dengan progres yang terus dikebut, kehadiran LRT Jakarta hingga ke Manggarai diharapkan dapat segera dinikmati oleh masyarakat luas.***
Share this article
Pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan rute Velodrome menuju Manggarai menunjukkan kemajuan signifikan.