AYOJAKARTA.COM - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Leonardus Simarmata, memberikan perkembangan baru kasus pembunuhan anak bernama CHR.
Korban adalah anak perwira menengah atau Pamen TNI AU yang tewas dalam kondisi terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Leonardus menjelaskan ada temuan sebuah pesan kematian yang ditulis dalam bahasa Inggris ditemukan di status akun game Roblox miliki CHR.
Dia menyebut CHR memang memiliki hobi bermain game Roblox. Pesan yang ditulis dalam status akun game tersebut berbunyi 'Hi, if you see this, I'm probably already dead'.
"Jadi korban ini hobinya memang gamer. Mengecek akun Roblox korban karena ditemukan status di Roblox korban, bertuliskan, tulisannya; 'Hi, if you see this, I'm probably already dead'," tuturnya.
Leonardus enggan berspekulasi terkait adanya dugaan CHR bunuh diri. Sebab penyebab pasti daripada kematian tersebut akan didalami terlebih dahulu secara scientific crime investigation.
"Kami masih mendalami semuanya, kami tidak mau terburu-buru karena ini harus diungkap secara scientific, tidak bisa dilakukan dengan asumsi atau dugaan," kata dia.
Baca Juga: Menkes: Polusi Udara Jadi Faktor Kematian Terbanyak ke-5 di Indonesia, Harus Lebih Waspada
Dalam pelaksanaannya, lanjut Leonardus, penyidik melakukan pendalaman dengan melibatkan ahli interprofesi. Mulai dari kedokteran forensik hingga psikologi forensik atau Apsifor.
"Kami koordinasi dengan Asosiasi Psikologi Forensik atau Apsifor untuk mengetahui motif daripada kejadian," jelasnya.
Panggil Wali Kelas
Leonardus juga menyatakan akan memanggil wali kelas, guru Bimbingan Konseling (BK) dan rekan korban untuk dimintai klarifikasi.
Pihaknya juga akan mengirimkan seluruh gadget korban berupa handphone, PC, laptop, dan Tab ke Puslabfor Mabes Polri untuk diperiksa secara digital forensik.
Luka Bacok dan Bakar
Sementara mengenai luka yang dialami korban, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengungkap adanya enam luka bacok di dada. Luka tersebut terletak di dada sisi kiri dan kanan.
Hariyanto menyampaikan ini berdasar hasil autopsi yang telah dilakukan terhadap jasad CHR.
"Ada enam luka di dada. Tiga kanan dan tiga kiri," kata Hariyanto saat dihubungi, Selasa, 26 September 2023.
Baca Juga: Keluarga Curiga Kematian Bripda IDF Disengaja, Reza Indragiri Singgung Soal Kode Tirai Biru
Luka bacok tersebut, kata Hariyanto, cukup parah. Bahkan sampai mengakibatkan pendarahan fatal.
"Kehabisan darah, jadi karena luka yang cukup parah hingga ada darah keluar banyak di rongga perut jadi mengenai hati, tapi saat kita lihat cela napasnya ada jelaga, di sana. Artinya sebelum meninggal full dia sempat menghirup udara bakaran itu," ungkapnya.
Berdasarkan hasil autopsi, luka bakar korban diperkirakan mencapai 91 persen.

Share this article
Korban adalah anak perwira menengah atau Pamen TNI AU yang tewas dalam kondisi terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma.