AYOJAKARTA.COM - Bayi 2 bulan meninggal ketika sedang disusui ibunya di dalam sebuah mobil dengan kondisi mesin serta AC masih menyala.
Kejadian bermula ketika orang tua sang Bayi pergi menggunakan mobil menuju jalan Topas, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Tiba di jalan Topas kendaraan tersebut diparkir didepan warkop, sementara bapak dari Bayi tersebut turun berbincang bersama temannya.
Menurut keterangan Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis, ibu dari Bayi tetap berada di mobil sementara suaminya menemui seseorang.
Baca Juga: Wow! Benarkah Konten YouTube Bisa Jadi Agunan Bank? Simak Syarat Pengajuannya Berikut Ini
“Sementara sang ibu dan bayi yang bersangkutan tetap tinggal di dalam mobil, mobil tetap nyala, kemudian AC-nya juga tetap on,” jelas Kapolsek Panakukang
Lebih lanjut, Kompol Abdul Aziz menjelaskan bahwa dua jam berselang, bapak dari bayi yang belum diketahui namanya tersebut datang untuk memeriksa.
Bapak dari bayi terkejut mendapati bayinya sudah dalam kondisi yang tidak bugar, wajahnya pucat sementara bagian kukunya membiru.
Karena panik Bapak tersebut langsung mengemudikan mobilnya dan mencari pertolongan, sampai mereka tiba di sebuah masjid.
Setelah meminta bantuan para jamaah masjid, seorang petugas Puskesmas kemudian datang untuk melakukan pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan tersebut, kemudian disimpulkan bahwa sang bayi diperkirakan meninggal sekitar satu jam sebelumnya.
Sehubungan dengan adanya peristiwa tersebut, Kompol Abdul Aziz menjelaskan bahwa kepolisian sudah melakukan sejumlah langkah.
“Kta sebagai kepolisian yang pertama mendatangi TKP, kemudian menemui orang tua korban yang pada saat itu masih berada di sekitar TKP awal,” ungkap Abdul Azis.
Lebih lanjut, Kompol Abdul Aziz menjelaskan bahwa kepolisian juga sudah mengantar bayi tersebut untuk melakukan pemeriksaan lebih rinci.
“Kita mengantar bayi yang telah meninggal dengan orang tua bayi tersebut ke RS Bhayangkara, sampai disana kita buat surat untuk meminta visum,” imbuh Kompol.
Baca Juga: Ahli Hukum Pidana Khawatir akan Ada Gerakan Balas Dendam Ferdy Sambo, Susno Duadji Sampaikan Hal ini
Abdul Azis juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah meminta izin kepada kedua orang tua bayi untuk melakukan autopsi.
“Kita minta autopsi, namun kedua orang tua tersebut baik bapak maupun ibunya dia cuma minta divisum, mereka menolak untuk diautopsi,” tambah Abdul Azis.
Terkait dengan hasil visum, Abdul Azis menyatakan bahwa kepolisian belum mendapatkan hasil yang resmi.
“Untuk hasil visum sampai saat ini belum ada balasan resmi dari rumah sakit, kita sambl menunggu,” ujarnya.
Baca Juga: Pasca Vonis Hakim, Ibu Brigadir Yosua: Richard Eliezer Dipakai Tuhan Menjadi Orang yang Bertaubat
Atas penolakan autopsi, kepolisian sudah meminta pernyataan yang langsung ditandatangani kedua orang tua bayi.
“Kita suruh tanda tangan kemudian kita serahkan ke orang tua atau keluarganya bayi tersebut untuk dimakamkan di kampung halamannya,” pungkas Abdul Azis. ***

Share this article
Menurut keterangan Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis, ibu dari Bayi tetap berada di mobil sementara suaminya menemui seseorang.