Pedas! Kamarudin Simanjuntak Kritik Kapuspenkum saat Bicarakan Bharada E: Dia Harus Diganti, Tidak Smart!

I ketut Sumedana memberikan pandangan yang berbeda tentang status Bharada E sebagai JC berujung dikomentari oleh Kamarudin Simanjuntak.
I ketut Sumedana memberikan pandangan yang berbeda tentang status Bharada E sebagai JC berujung dikomentari oleh Kamarudin Simanjuntak.

AYOJAKARTA.COM — Lagi, Kamarudin Simanjuntak menunjukan keberaniannya mengkritik para tokoh penegak hukum Indonesia.

Pengacara asal Tapanuli Sumatra Utara itu baru-baru ini melontarkan kritik pedas terhadap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), I ketut Sumedana.

Dalam hal ini terkait tanggapan Kapuspenkum terkait status Richard Eliezer atau Bharada E, sebagai Justice Collaborator (JC) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosia Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J.

Baca Juga: Kembali Heboh! Kamaruddin Simanjuntak Sebut Buku Hitam Ferdy Sambo Adalah Penyelamat dari Hukuman Mati

Sebelumnya, I Ketut Sumedana diminta untuk memberi tanggapan terkait status Eliezer sebagai JC.

Sebagai pihak yang mewakili Kapuspenkum, I ketut Sumedana memberikan pandangan yang berbeda tentang status Eliezer sebagai JC.

I Ketut Sumedana menjelaskan bahwa tidak semua tindak pidana bisa diberikan akses Justice Collaborator.

Dirinya mencontohkan tindak pidana yang bisa diberikan akses JC hanya tindakan yang terorganisir, seperti korupsi trafficking, pencucian uang dan terorisme.

Baca Juga: Berperan Andil dalam Kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak Bertekad Duduki Posisi Jokowi?

Sedangkan untuk kasus pembunuhan rencana dan pelecehan seksual dalam kasus Brigadir J menurutnya bukan termasuk tindak pidana terorganisir, jadi tidak bisa diberikan akses JC.

Tentu saja pernyataan Kapuspenkum tersebut tidak sesuai dengan jawaban yang diharapkan Kamarudin Simanjuntak.

Tanpa basa basi Kritis pedas langsung dilontarkan Pengacara yang banyak menangani kasus besar di Indonesia tersebut.

Kamarudin Simanjuntak menyebut bawah I Ketut Sumedana Kepala Kapuspenkum tidak smart dan seharusnya diganti saja.

Baca Juga: Ngeri! Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Ditawari Dolar Nilainya Miliaran Untuk Tutup Kasus Ferdy Sambo

Tak hanya itu Kamarudin juga menganggap Kapuspenkum sebagai penegak hukum, tapi tidak punya hati nurani.

“Kapuspenkum ini harus diganti,karena dia tidak smart. Dia tidak punya hati nurani,” ungkap Kamarudin Simanjuntak, dikutip dari kanal YouTube Fokus Terkini TVRI pada Ahad, 5 Februari 2023.

“Penegak hukum itu syarat utama harus pintar dan punya hati nurani, dan takut pada Elohim [Tuhan] itu yang paling utama,” imbuhnya.

Pernyataan Kapuspenkum tentang Bharade E menurut Kamarudin Simanjuntak hanya pernyataan yang menurut Kapuspenkum benar.

Kapuspenkum hanya berbicara tentang undang-undang dan peraturan Mahkamah Agung yang berbeda dengan fakta yang terjadi.

Kamarudin Simanjuntak menyebutkan bahwa fakta tentang Bharada E dalam kasus ini, mengibaratkan Eliezer seperti wayang.

Baca Juga: Kurang Yakin Ferdy Sambo Akan Dihukum Berat, Kamaruddin Simanjuntak Singgung Saktinya Buku Hitam Sang Terdakwa

Wayang yang digerakkan oleh Dalang. Di mana dalangnya adalah Ferdy Sambo. Yang diketahui Sambo lah yang memberi perintah kepada Eliezer untuk menembak Brigadir J.

Lebih lanjut Kamarudin Simanjuntak menolak tegas pernyataan Kapuspenkum yang mengatakan bahwa pembunuhan berencana dalam kasus Brigadir J ini bukan terorganisir.

“Kemudian dia (Kapuspenkum) bilang bukan terorganisir. Bagaimana tidak terorganisir melibatkan 97 Polisi, mulai dari para Propam, Propos, Polda Metro Jaya, Polres dan semua ini apakah ini tidak terorganisir?,” tegas Kamarudin Simanjuntak.

“Apakah saya harus memberikan training pada orang-orang Kejaksaan Agung supaya mereka bisa mengerti apa itu terorganisir dan terencana?,” Imbuhnya.

Terakhir Kamarudin Simanjuntak dengan tegas, menyatakan dia (I Ketut Sumedana) tidak pantas menyandang gelar Kepala di Kapuspenkum Kejaksaan Agung.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# I Ketut Sumedana
# Kamarudin Simanjuntak
# JC
# Kapuspenkum
# Bharada E
# Kejagung

News Update

Bisnis

BNI Tegaskan Tak Pernah Minta Siswa Sakit Datang Pakai Ambulans ke Bank

BNI buka suara soal video viral siswa naik ambulans ke bank di Lubuk Pakam! BNI tegaskan tak pernah minta nasabah hadir. Cek faktanya!

Gadget

Mengenal Baterai Silicon Carbon, Teknologi Canggih yang Dipakai Samsung Galaxy Z Fold 8 Series

Samsung adopsi baterai Silicon Carbon di Galaxy Z Fold 8 Series & Watch Ultra 2. Teknologi ini buat bodi lebih tipis (4,1 mm), daya lebih besar (5.000 mAh), charging 45W, dan video tahan 27 jam.

Gadget

Samsung Galaxy Z Fold 8 Series, HP Lipat Terbaik 2026

Samsung merilis Z Fold 8 (221g, layar landscape) dan Z Fold 8 Ultra (8 inci, kamera 200 MP). Keduanya bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 45W, serta update Android hingga 7 tahun.

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.