AYOJAKARTA.COM - Pada bulan Maret 2023 nanti umat muslim akan kembali menjalani ibadah puasa bulan ramadhan.
Puasa ramadhan sendiri hukumnya wajib untuk jalankan oleh umat muslim.
Sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan umat muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Baca Juga: Viral Video Promosi BPJS Indra Bekti, Penggalangan Dana oleh Sang Istri Berujung Kehebohan Netizen
Puasa Ramadhan sendiri bisanya dilakukan selama 29 sampai 30 hari .
Lantas bagaimanakah jika ada satu waktu dimana tidak bisa menjalankan ibadah puasa?
Apalagi bagi kaum perempuan yang ada masa haid, atau bagi ibu yang melahirkan atau menyusui?
Ternyata Allah memberi kemudahan untuk bisa membayar hutang puasa di bulan selain ramadhan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @baby_an1496 pada (29/3/2022), dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad bahwa membayar hutang puasa ternyata ada hukumnya.
Hanya saja ada waktu yang tak boleh lagi digunakan untuk membayar hutang puasa.
Waktu yang sudah tak boleh digunakan untuk membayar hutang puasa adalah apabila sudah lewat nifsu sya’ban.
“Kalau sudah lewat nifsu sya’ban tak boleh lagi puasa, yang tak boleh itu puasa sunat,” ujar Ustadz Abdul Somad.
“Tapi puasa qodo’ boleh puasa lebaran boleh, puasa fidhiyah boleh,” imbuhnya.
Ustadz Abdul Somad atau biasa disapa UAS juga kembali menegaskan untuk membayar hutang puasa.
“Maka bayarkah hutang yang kemarin ,” tegas UAS.
Baca Juga: 2 Jenis BBM Ini Dilarang untuk Dijual, Pengecer Wajib Tahu, Apa Saja?
Terutama bagi perempuan, karena menurut UAS perempuan sudah pasti paling sering hutang puasa karena kodrat perempuan yang haid, melahirkan juga menyusui.
Kemudian UAS juga membacakan sebuah hadist mengenai bagaimana jika hutang puasa tidak dibayar.
Dimana hadist tersebut jika diterjemahkan memiliki arti seperti berikut.
“Siapa yang mati punya hutang puasa, ahli warisnya,” ujar Ustadz Abdul Somad.
“Wajib menggantikan puasanya tak ada tawar menawar!” tegas UAS.
***

Share this article
Sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan umat muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.