AYOJAKARTA.COM – Pada Agustus 2024, terjadi perubahan signifikan dalam penggunaan transportasi publik di Jakarta.
Jumlah perjalanan MRT dan LRT mengalami penurunan, sementara jumlah unit bus Transjakarta yang beroperasi justru meningkat.
Data ini memberikan gambaran mengenai dinamika penggunaan transportasi umum di Jakarta selama bulan Agustus.
Sepanjang Agustus 2024, total perjalanan MRT Jakarta tercatat sebanyak 8.241 perjalanan, turun 0,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan menurun 0,15 persen dibandingkan Agustus 2023.
Meski demikian, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 3.738.973 orang. Meskipun terjadi penurunan 1,20 persen dari bulan sebelumnya, jumlah ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 24,64 persen dibandingkan Agustus 2023.
Di sisi lain, total perjalanan LRT Jakarta pada Agustus 2024 mencapai 6.324 perjalanan. Jumlah perjalanan ini relatif stabil dibandingkan Juli 2024, namun sedikit meningkat sebesar 0,03 persen dibandingkan Agustus 2023.
Dari segi jumlah penumpang, LRT Jakarta mengalami penurunan 2,55 persen dibandingkan Juli 2024, dengan total 129.080 penumpang pada Agustus 2024. Namun, jumlah penumpang ini mengalami lonjakan drastis sebesar 47,56 persen dibandingkan Agustus 2023.
Sementara itu, layanan bus Transjakarta menunjukkan tren positif dari segi operasional. Pada Agustus 2024, total unit bus Transjakarta yang beroperasi mencapai 4.488 unit, meningkat 1,58 persen dibandingkan Juli 2024 dan 9,73 persen lebih tinggi dibandingkan Agustus 2023.
Meski jumlah bus yang beroperasi meningkat, jumlah penumpang Transjakarta justru turun. Pada Agustus 2024, total penumpang Transjakarta mencapai 33.113.022 orang, menurun 6,73 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, secara tahunan, jumlah penumpang ini meningkat 28,88 persen dibandingkan Agustus 2023.
Penurunan jumlah penumpang di beberapa moda transportasi umum ini mungkin dipengaruhi oleh musim liburan yang biasanya memengaruhi mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Perbandingan Transportasi DKI Jakarta 2024 MRT, LRT, dan TJ dalam Data BPS, Mana yang Lebih Unggul?
Meskipun demikian, peningkatan tahunan menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta tetap mengandalkan transportasi umum sebagai pilihan utama, terutama di tengah kemacetan yang semakin parah di ibu kota.
Dengan meningkatnya penggunaan transportasi umum secara keseluruhan, diharapkan pemerintah terus meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi di Jakarta.***

Share this article
Jumlah perjalanan MRT dan LRT mengalami penurunan, sementara jumlah unit bus Transjakarta yang beroperasi justru meningkat.