AYOJAKARTA.COM – Mass Rapid Transit alias Moda Raya Terpadu atau MRT dan Light Rail Transit alias Lintas Rel Terpadu merupakan jenis alat transportasi umum di Jakarta.
Selain MRT dan LRT, pengguna alat transportasi umum di Jakarta juga mengenal Kereta Rel Listrik Commuter Line atau KRL dan Bus Rapid Transit atau Bus Transjakarta.
Memiliki fungsi utama sebagai sarana mobilitas warga Jakarta, perkembangan berbagai jenis transportasi umum seperti MRT, LRT, KRL dan TJ telah melalui banyak evolusi.
Mulai mengalami perkembangan pada tahun 2004, keberadaan alat transportasi di Jakarta sempat didahului oleh berbagai jenis angkutan umum yang kini telah banyak berubah.
Untuk kembali menjelajah perjalanan sejarah, berikut adalah daftar jenis angkutan umum di Jakarta yang sudah punah.
Pertama kali menghiasi jalan-jalan di Jakarta pada tahun 1869 sampai 1960, jenis transportasi umum yang sudah punah adalah Trem Batavia.
Sebelum mengalami perubahan dan beroperasi dengan menggunakan mekanika diesel serta listrik, Trem Batavia menggunakan tenaga kuda saat pertama kali diperkenalkan.
Setelah diambil alih oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1957 melalui Perusahaan Pengangkutan Djakarta atau PPD, Trem Batavia sempat dikelola oleh Belanda.
Akibat sering mogok karena kehabisan pasokan bahan bakar, pada 1962 Presiden Soekarno secara resmi menghapuskan Trem Batavia.
Baca Juga: Spesifikasi iQOO Z10 Turbo Plus, Skor AnTuTu Tembus 3,2 Juta!
Enam tahun berselang atau tepatnya pada 1968, PPD mulai memperkenalkan dan mengoperasikan Bus Tingkat sebagai pengganti Trem Batavia.
Didatangkan secara khusus dari Inggris, eksistensi Bus Tingkat sempat menjadi primadona transportasi di Jakarta sebelum akhirnya dihapus.
Penggunaan Bus Tingkat dengan desain dan teknologi berbeda, saat ini kembali dimanfaatkan oleh Pemprov Jakarta sebagai ajang City Tour.
Jenis transportasi umum selanjutnya yang sempat mewabah di jalan Jakarta pada kisaran tahun 1970 adalah Helikopter Becak atau Helicak.
Menyerupai bentuk kabin Helikopter, Helicak yang dihapus pada tahun 1987 memadukan antara Ojek Motor dengan Bemo sebagai transportasi penumpang solo.
Menjadi ikon dalam salah satu tayangan sinetron Si Doel, jenis transportasi umum selanjutnya yang sudah punah adalah Oplet.
Karena dinilai kurang layak beroperasi dan banyak menimbulkan masalah, pada tahun 1979 Gubernur Jakarta yang saat itu dijabat oleh Tjokropranolo memutuskan penghapusan Oplet.
Eksistensi Oplet kemudian diganti dengan Mikrolet, yang hingga hari ini masih mewarnai jalan-jalan Jakarta.
Memiliki arti Becak-Motor, alat transportasi umum berikutnya yang sudah punah dari jalan Jakarta adalah Bemo. ***

Share this article
Selain MRT dan LRT, pengguna alat transportasi umum di Jakarta juga mengenal Kereta Rel Listrik Commuter Line atau KRL dan Bus Rapid Transit