AYOJAKARTA.COM - Media asing menobatkan Jakarta sebagai kota paling tercemar di dunia.
Kali ini, polusi udara di Jakarta kembai disorot dan menempati posisi pertama di dunia sebagai kota paling tercemar.
Dilansir dari laman channelnewsasia atau CNA, mengindikasikan bahwa Jakarta secara konsisten masuk dalam daftar 10 kota paling tercemar udara global sejak Mei.
Baca Juga: Yenny Wahid: Saya Siap Jadi Cawapres Tapi Saya Tidak Kepengen
"Dengan populasi lebih dari 10 juta orang, Jakarta mengalami tingkat polusi udara yang tidak sehat hampir setiap hari," tulis laporan tersebut.
Kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan dari polusi udara yang kian memburuk di Jakarta pun juga dirasakan oleh masyarakat.
"Saya sangat mengkhawatirkan situasinya," kata seorang warga bernama Rizky, 35 tahun.
"Dalam beberapa waktu belakangan, banyak anak yang sakit dengan gejala serupa, seperti batuk dan pilek," tambahnya.
Dalam situs tersebut juga menyebutkan bahwa ada bahaya yang akan dirasakan jika terus menghirup udara yang telah tercemar.
Mengingat manusia perlu 20 ribu napas per hari, jika udara tercemar maka dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak dan kesehatan mental.
"Seorang individu rata-rata mengambil lebih dari 20.000 napas per hari. Jika kita terus menghirup udara tercemar setiap harinya, hal ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan, termasuk penyakit paru-paru dan asma. Selain itu, kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak dan kesehatan mental," ujar Nathan Roestandy, salah satu pendiri aplikasi kualitas udara Nafas Indonesia.
Dilansir dari kompastv, polusi udara rata-rata di Jakarta pada Juli 2023 adalah 47 mikrogram per detik.
Baca Juga: 5 Cara Menghapus Data Diri Pada Pinjol, Biar BI Checking Bersih
Sedangkan standar WHO adalah 5 mikrogram per meter kubik, artinya kualitas udara di ibu kota sudah sangat memprihatinkan.
Adapun faktor dari polusi udara ini adalah katena aktivitas manusia. Mulai dari produksi barang hingga pengolahan sampah.***

Share this article
Media asing menobatkan Jakarta sebagai kota paling tercemar di dunia usai Ibu Kota Indonesia ini konsisten masuk daftar 10 kota tercemar