AYOJAKARTA.COM - Ibu Kota DKI Jakarta naik peringkat diposisi 24 sebagai kota termacet di dunia, setelah sebelumnya berada diposisi ke 90.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, peringkat ini berasal dari TomTom Traffic Index yang dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 21 Januari 2026.
Sebagai informasi TomTom Traffic Index ini merupakan platform untuk menganalisis tingkat kemacetan di setiap kota yang ada di dunia.
Analisis ini berdasarkan data kecepatan dan lokasi kendaraan secara realtime.
Jika melihat dari analisa TomTom Traffic Index 2025, Jakarta diketahui naik diposisi 24.
Padahal sebelumnya DKI Jakarta berada diposisi ke 90, atau sekitar naik 66 peringkat.
TomTom Traffic Index menyebutkan adanya peningkatan kemacetan rata-rata di Jakarta yang mencapai angka 66,9 persen.
Setidaknya di tahun 2025, rata-rata perjalanan untuk 10 km di Jakarta harus ditempuh 28 menit 34 detik untuk jam padat pada pagi hari.
Jauh lebih lama dari tahun 2024 yang berada di angka 25 menit 31 detik.
Sedangkan untuk malam hari di tahun 2025 pada jam padat membutuhkan waktu 38 menit 43 detik untuk 10 km perjalanan.
Selain DKI Jakarta, Kota Bandung berada diposisi ke-16 sebagai kota termacet di dunia.***
Share this article
Ibu Kota DKI Jakarta naik peringkat diposisi 24 sebagai kota termacet di dunia, setelah sebelumnya berada diposisi ke 90.