TEBET, AYOJAKARTA - Borobudur Marathon yang akan digelar di Magelang, Jawa Tengah pada 27-28 November 2021 ikut mendapat perhatian khusus pemerintah.
Hal ini tak lepas dari upaya pencegahan penularan Covid-19 pada penyelenggaraan acara tersebut.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa ajang Borobudur Marathon akan menerapkan sistem bubble to bubble.
"Dengan menggunakan sistem ini, maka seluruh partisipan seperti peserta, official, grup media dan staf pendukung hanya beraktivitas di hotel tempat latihan, dan lokasi kompetisi serta transportasi yang sudah dipersiapkan," kata Wiku dalam keterangan resminya pekan ini.
Selain itu, seluruh pihak yang berada di dalam bubble ini juga sudah dipastikan sudah memperoleh vaksin minimal dosis pertama, memiliki hasil negatif tes PCR H - 2 dan juga mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.
Untuk partisipan seperti peserta, official, grup media dan staf pendukung juga akan menggunakan PeduliLindungi untuk skrining di lokasi kompetisi dan latihan.
"Bagi penonton, tidak diperbolehkan menonton secara langsung atau melakukan nonton bareng," ujarnya.

Share this article
Seluruh pihak yang berada di dalam bubble ini juga sudah dipastikan sudah memperoleh vaksin minimal dosis pertama.