TEBET, AYOJAKARTA -- Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Saminan Ismail menyampaikan ada beberapa alasan mengapa learning loss pada pelajar di masa pandemi Covid-19 kerap terjadi. Hal tersebut, kata dia, karena adanya perubahan paradigma akibat pandemi.
“Pendidikan selalu dititik beratkan pada kognitif. Dan mindset orang tua yang berpikir sekolah mampu menyelesaikan semua permasalahan peserta didik,” ujarnya ketika menjadi pembicara di webinar bertema learning loss bersama Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Senin 9 Agustus 2021.
Saminan melihat, selama ini orang tua belum sepenuhnya menjadi guru bagi anak-anaknya. Selain itu, kata dia, dinas pendidikan di setiap wilayah harus memiliki peran untuk bisa melibatkan orang tua dalam proses mengisi rapor anak
“Apakah tentang perilakunya apapun bentuknya ini perlu dibuat untuk ke depan, sehingga akan mengurangi terjadinya learning loss,” paparnya.
Selain itu, Saminan menuturkan masih banyak dinas pendidikan yang belum membuat aplikasi dengan melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran anak. Menurutnya, ini yang akhirnya membuat guru-guru mencoba menilai anak berdasarkan kemampuannya, tanpa melihat peran anak di rumah.
“Selanjutnya faktor lain terjadinya learning loss juga karena siswa dalam peruses belajar masih difokuskan terhadap pembelajaran konstruktivis, sehingga siswa hanya mampu mengetahui bukan memahami,” tutur Saminan.
Untuk menghadapi tantangan agar tidak terjadi learning loss, kata dia, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan pihak dinas pendidikan. Pertama, perlu adanya paradigma baru untuk kompetensi pembelajaran.
Saminan menyebut paradigm tersebut bisa berupa pendidikan jiwa yang harus terbentuk. Sehingga, diharapkan anak akan disiplin, tahu malu, saling bekerja, dan gotong royong.
Selanjutnya adalah pendidikan hati, saling kasih saying, dan saling membantu. Menurutnya hal ini penting untuk ditindaklanjuti. Lalu solusi yang ketiga adalah pendidikan karakter, serta solusi terakhir yaitu pendidikan inovatif.
“Ini penting. Apalagi kita hidup di zaman di mana orang-orang memiliki kreatif hebat tapi tidak inovatif. Maka pasti akan tertinggal dalam perkembangan zaman. Anak-anak kita akan mengikuti perkembangan zaman. Oleh karenanya inovasi ini penting,” imbuhnya.

Share this article
Kenali Faktor-faktor Penyebab Learning Loss Selama Pandemi Covid-19