SENEN, AYOJAKARTA.COM -- Sekjen PMI Pusat, Sudirman Said mengatakan pihaknya telah menyiapkan 100 relawan untuk membantu evakuasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).
Said juga menyebutkan, para relawan tersebut berada di pantai Tanjung Kiat dan ada pula yang ikut dengan Tim SAR TNI-AL di Kapal Perang RI.
AYO BACA : SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Mencari Badan Pesawat, Panglima Sebut TNI Bakal Terjunkan Pasukan Selam
\"PMI juga menyiagakan perahu karet yang akan digerakkan sekitar pantai Tanjung Kait Kab. Tangerang yang dekat dengan titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182,\" jelas Said dalam keterangan resminya, Sabtu (9/1/2021).
PMI turut menyiapkan 10 unit ambulan di Dermaga JICT Pelabuhan Tanjung Priok. Ambulan ini bertujuan untuk mengangkut jika ada jenazah yang ditemukan di laut oleh tim SAR Gabungan dan dibawa ke Dermaga JICT Tanjung Priok.
AYO BACA : SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Berusia 26 Tahun, Pesawat SJ 182 Masih Layak Terbang
Tak hanya itu, PMI menyiapkan 100 buah kantong jenazah yang akan diikutkan di KRI Gilimanuk malam ini. \"Selanjutnya, jenazah diangkut menggunakan mobil jenazah ke RS Pusat Polri Dr Said Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur,\" tutupnya.
Berdasarkan catatan, Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak mengangkut total 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru. Jumlah 50 penumpang tersebut terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.
Pesawat Sriwijaya SJ 182 8735 PKCLC Soekarno-Hatta-Pontianak take off pada pukul 14.36 WIB. Pada pukul 14.37 WIB pesawat sempat diberikan izin untuk naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen.
Pada pukul 14.40 WIB dari Jakarta melihat pesawat Sriwijaya SJ 182 tidak ke arah 75 derajat melainkan ke barat laut. Setelahnya, pesawat tersebutnhilang dari radar.
![[Ilustrasi] Pesawat Sriwijaya Air](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/1755653283618-sriwijaya_air.jpg)
Share this article
Said juga menyebutkan, para relawan tersebut berada di pantai Tanjung Kiat dan ada pula yang ikut dengan Tim SAR TNI-AL di Kapal Perang RI.