TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kabar gembira menggema dalam rapat kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bakal menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp1,8 juta kepada 2 juta orang tenaga kependidikan pada hari ini.
Untuk total guru yang menjadi sasaran penerima bantuan yang dalam tahap ini sebanyak 1,63 guru honorer pendidikan negeri dan swasta. Dosen perguruan tinggi negeri dan swasta ada 153 ribu orang, dan tenaga kependidikan yang terdiri dari tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi ada 237 ribu orang.
Dalam rapat tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengatakan, bantuan BLT atau BSU untuk guru, dosen honorer, dan tenaga kependidikan hanya akan cair kepada tenaga kependidikan yang memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Berstatus warga negara Indonesia (WNI)
b. Tidak menerima bantuan subsidi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
AYO BACA : Perhatikan Syarat BLT untuk 3,5 Juta Guru Honorer! Kapan Cair? Ini Kata Kemendikbud
c. Berstatus non-Pegawai Negeri Sipil (PNS)
d. Tidak menerima salah satu bantuan semi bansos kita yaitu kartu Pra-Kerja sampai dengan 1 Oktober 2020
e. Bergaji di bawah Rp5 juta
“Jadi kita tak mau tumpang tindih dengan bantuan-bantuan bansos dari Kemnaker ataupun juga yang semi bansos dari Pra-Kerja. Dan kriteria terakhir mereka memiliki penghasilan di bawah 5 juta rupiah per bulan,” ujar Nadiem.
Kepastian informasi BSU ata BLT guru honorer dan tenaga kependidikan honorer cair hari ini juga sebelumnya disampaikan akun Twitter @Kemdikbud_RI pada Senin 15 November 2020.
“#SahabatDikbud, saksikan peluncuran program Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik & Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud Tahun 2020, Selasa, 17 November, pukul 13.30 WIB di kanal YouTube Kemendikbud RI!”
Bagi guru honorer, dosen honorer, dan tenaga kependidikan honorer yang merasa memenuhi 5 persyaratan yang disebutkan Nadiem di atas, diharapkan untuk segera mengecek apakah dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak.
AYO BACA : BLT (BSU) untuk 3,5 Juta Guru Honorer? Kemenag Ajukan Ini, Bagaimana Kemendikbud?
Caranya dengan melakukan login di laman https://info.gtk.kemdikbud.go.id/ yang dimiliki Kemendikbud RI untuk validasi data guru serta membantu guru menampilkan data dari sekolah.
Untuk membuka Info GTK tersebut, gunakan akun PTK yang sudah diverifikasi dengan tiga cara berikut ini:
1. Pertama, email yang terdaftar harus dipastikan aktif.
2. Kedua tidak menggunakan email orang lain. Terakhir, mengatur ulang akun melalui Manajemen Dapodik.
3. Setelah masuk di laman info.gtk.kemdikbud.go.id akan terdapat tampilan tabulasi di bagian paling bawah yang tertulis Pembayaran insentif guru bukan PNS.
Dalam hal ini, jika terjadi kesalahan data, guru honorer dapat melakukan perbaikan data melalui aplikasi data pokok pendidikan (dapodik) di sekolah masing-masing, ya.
AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER: Kemenag Jelaskan 745 Ribu Data Tervalidasi, Kemendikbud Belum Komentar

Share this article
Kabar gembira menggema dalam rapat kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bakal menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp1,8 juta kepada 2 juta orang tenaga kependidikan pada hari ini.