TEBET, AYOJAKARTA.COM - Penyaluran program bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,2 juta tahap 1 hingga tahap 5 telah mencapai 97,37% atau lebih dari 11,9 juta pekerja. Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah berdasarkan data 12 Oktober 2020 pukul 22.32 WIB
“Kita terus mendorong agar pihak perbankan dapat mempercepat proses penyalurannya,” kata Ida dilansir dari laman resmi setkab.go.id, Rabu (14/10/2020).
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat, realisasi pencairan BLT atau BSU tahap 1 disalurkan kepada 2,48 juta penerima atau sekitar 99,43%, tahap 2 kepada 2,98 juta penerima atau sekitar 99,38%.
Sementara itu, tahap 3 sebanyak 3,47 juta penerima atau sekitar 99,32%, tahap 4 sebanyak 2,57 juta penerima atau sekitar 97,20%, dan tahap 5 sebanyak 427 ribu penerima atau sekitar 69,03%.
Untuk tahap 5, lanjut Ida, Kemnaker menerima 578 ribu data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek pada 29 September 2020. Namun, pada 30 September 2020 yang merupakan batas akhir pengumpulan data calon penerima BLT atau BSU, Kemnaker kembali menerima tambahan sebanyak 40 ribu data.
“Dikarenakan jumlahnya yang tidak begitu signifikan, untuk memudahkan pelaporan ke publik, tambahan data tersebut merupakan bagian dari tahap 5, sehingga secara total terdapat 618 ribu data calon penerima subsidi upah” lanjutnya.
Bagi penerima yang belum mendapatkan pencairan dana BLT atau BSU ini bisa memberikan adun melalui platform yang sudah diberikan Kemnaker di website resminya, dengan cara berikut:
a. Buka internet kemudian masuk ke link https://kemnaker.go.id/
AYO BACA : Pencairan BLT (BSU) Tahap 5 Capai 69,03 Persen. Penerima di Rekening BCA, Pahami Ketentuan Ini!
b. Pillih kanal Subsidi Upah, https://bsu.kemnaker.go.id/
c. Atau bisa langsung klik https://bantuan.kemnaker.go.id/support/home
d. Masukkan laporan atau pertanyaan seputar BLT atau BSU ini ke kanal yang tersedia
Penerima juga perlu mengetahui bahwa dalam mekanisme finalisasi data 618 ribu calon penerima untuk BLT atau BSU tahap 5 ini, Kemnaker melakukan proses seperti tahap-tahap sebelumnya, yakni setelah menerima data dari BPJamsostek, data tersebut dilakukan check list kelengkapan datanya selama empat hari kerja.
Data yang telah di check list tersebut akan diproses oleh tim Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk dapat segera dicairkan dana subsidi gaji kepada bank penyalur.
Selanjutnya, bank penyalur akan menyalurkan uang subsidi ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), maupun rekening bank luar Himbara seperti Bank BCA dan swasta lainnya.
Dia berharap bantuan subsidi gaji ini dapat membantu daya ekonomi serta dimanfaatkan secara optimal oleh para pekerja atau buruh. Bantuan ini juga diharapkan mengurangi beban para pekerja di masa pandemi Covid-19.
AYO BACA : JAKARTA PSBB TRANSISI: Mulai Hari Ini, KCI Perpanjang Operasional hingga Pukul 10 Malam

Share this article
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat, realisasi pencairan BLT atau BSU tahap 1 disalurkan kepada 2,48 juta penerima atau sekitar 99,43%, tahap 2 kepada 2,98 juta penerima atau sekitar 99,38%.