MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo kembali menegaskan masyarakat untuk tidak meremehkan Covid-19. Menurutnya, Covid-19 telah menjadi ancaman nyata bagi warga dunia.
Hal itu disampaikan Doni merespons masih banyaknya masyarakat yang abai terhadap penyakit ini. Bahkan menurutnya ada lima provinsi teratas dengan masyarakat yang percaya tidak akan terpapar Covid-19.
AYO BACA : Pemprov DKI Jakarta Tambah Tiga Lokasi Isolasi Pasien Corona
"Ada lima provinsi teratas yang masyarakatnya percaya tidak akan terpapar Covid. Pertama itu DKI angkanya berada pada posisi 30%, Jawa Timur 29%, Jawa Tengah 18 persen, Jawa Barat 16%, serta Kalimantan Selatan 14%," kata Doni di Graha BNPB, Senin (28/9/2020).
Doni juga mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 telah menginfeksi 30 juta orang di seluruh dunia. Bahkan hampir 1juta di antaranya telah meninggal dunia. Artinya, kata dia, Covid-19 merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan tidak boleh diremehkan.
"Covid-19 bukanlah rekayasa, Covid-19 bukanlah konspirasi. Korban jiwa secara global telah mencapai hampir 1juta orang, yang terpapar lebih 30 juta orang. Artinya Covid-19 ini sangat berbahaya, kita tidak boleh menganggap enteng, kita tidak boleh remeh," ungkapnya.
Untuk membangun kesadaran tentang bahaya Covid-19, Doni akan menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat. Sosialisasi bakal dilakulan lebih masif agar informasi sampai ke seluruh lapisan masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan gencarnya sosialisasi berbagai pihak, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa Covid-19 ini adalah ancaman yang nyata," ujarnya.
AYO BACA : 17 Persen Masyarakat Yakin Tak Akan Terpapar Covid-19

Share this article
"Covid-19 bukanlah rekayasa, Covid-19 bukanlah konspirasi. Korban jiwa secara global telah mencapai hampir 1juta orang, yang terpapar lebih 30 juta orang. Artinya Covid-19 ini sangat berbahaya, kita tidak boleh menganggap enteng, kita tidak boleh remeh," ungkapnya.